Surabaya, NU Online
Pengurus Wilayah (PW) Pagar Nusa (PN) Jawa Timur bertekat akan turut menyukseskan Kongres I Ikatan Pencak Silat NU (IPSNU) PN di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, 18-21 Juli mendatang. Demikian dikatakan Sekretaris PW PN Jatim M Sugeng kepada NU Online di Surabaya, Kamis (12/7) kemarin.
Sugeng mengatakan hal itu menyusul silang pendapat yang sempat terjadi antara para pengurus PW PN Jatim saat menerima undangan dari panitia pelaksana yang waktunya dinilai terlalu mepet. “Acara tanggal 18 (Juli), sementara surat baru diterima tanggal 11 (Juli). Hanya ada waktu satu minggu,” tandasnya.
<>Waktu yang tak lebih sepekan tersebut dinilai sangat kurang. Mengingat pihaknya perlu mengumpulkan seluruh pengurus cabang, pengurus komisariat dan komunitas PN yang ada di sejumlah pondok pesantren. “Termasuk untuk mencari akomodasi dan transportasi selama di Ibukota,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, beberapa hari sebelumnya telah dilakukan pertemuan para pengurus dan tokoh PN Jatim. Dalam pertemuan itu disepakati bahwa PN harus bersatu. Konflik internal yang selama ini terjadi harus segera diakhiri demi masa depan organisasi yang menghimpun para pendekar silat NU tersebut.
“Siapa pun yang bakal memimpin PN nanti, harus didukung penuh. Dua sikap itu akan terus dipegang teguh oleh seluruh warga PN,” jelas mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Sunan Giri, Surabaya, Jatim, itu.
Sampai saat ini, PW PN Jatim memiliki 44 Pengursu Cabang (PC), beberapa Pengurus Komisariat dan sejumlah unit di pondok pesantren. Dari 44 Cabang (PC) itu hanya 9 yang belum ada konfirmasi, karena memang tidak mendapatkan undangan dari panitia pelaksana. (sbh)
Terpopuler
1
Bolehkah Janda Menikah Tanpa Wali? Ini Penjelasan Ulama Fiqih
2
Guru Dituntut Profesional tapi Kesejahteraan Dinilai Belum Berkeadilan
3
Dakwaan Hukum Terhadap Dua Aktivis Pati Botok dan Teguh Dinilai Berlebihan dan Overkriminalisasi
4
KontraS Soroti Brutalitas Aparat dan Pembungkaman Sipil Usai Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB
5
Nikah Siri Tak Diakui Negara, Advokat: Perempuan dan Anak Paling Dirugikan
6
Belajar Dakwah Tanpa Menyakiti Hati dari Sayyidina Hasan dan Husain
Terkini
Lihat Semua