Pagar Nusa Launching Kejurnas di Meseum Fatahillah
NU Online · Senin, 26 Maret 2012 | 00:18 WIB
Jakarta, NU Online
Pengurus Pusat Ikatan Pencak Silat Nahdlatul Ulama (IPS-NU) mengadakan Soft Launching Gelar Festival Pagar Nusa 2012, di Museum Fatahillah Jakarta, Ahad (25/3).<>
Gelaran Festival tersebut, seperti diungkapakan Ketua Pelaksana Agus Jui Purmawan, akan berlangsung (2-6/4) mendatang, di Pondok Gede, Jakarta.
Menurut Agus, Festival terdiri dari Kejurnas (kejuaraan nasional) pencak silat yang diikuti anggota Pagar Nusa seluruh Indonesia. ”Kejurnas ini merupakan terjemahan dari kegiatan-kegiatan Pagar Nusa di daerah yang telah melakukan kejurda,” ujar Agus.
Sementara itu, menurut Ketua Umum PP Pagar Nusa KH Fuad Anwar, festival ini berdasarkan pengalaman Pagar Nusa yang selalu kalah dalam pertandingan silat yang diselenggarakan IPSI (Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia).
“Karena IPSI memiliki aturan tersendiri dalam penilaian silat. IPSI meletakkan silat sebagai olah raga, dan aturannya rigid, misalnya ada aturan yang melarang menendang bagian tubuh tertentu,” tambahnya.
Sementara di Pagar Nusa, tambah Kiai Fuad, silat diperlakukan sebagai beladiri sehingga tidak ada larangan untuk memukul atau menendang bagian tertentu dari tubuh.
“Melalui kejurnas ini, anggota Pagar Nusa bisa paham aturan-aturan yang berlaku di IPSI, sebab nanti aturan penilaian, wasit juga sesuai standar IPSI,” paparnya.
Selain kejurnas, Festival Pagar Nusa 2012 ini akan mengadakan festival Pencak Silat tradisional yang akan diikuti beragam perguruan silat di luar Pagar Nusa, saresehan dan silaturahmi pendekar silat, juga pengobatan alternatif dan bazar.
Redaktur : Syaifullah Amin
Penulis : Abdullah Alawi
Terpopuler
1
Pengakuan Korban Pelecehan Gus Idris, Berkedok Syuting Konten Sumpah Pocong
2
Khutbah Jumat: Mempererat Tali Persaudaraan Menjelang Bulan Ramadhan
3
Khutbah Jumat: Menyambut Ramadhan dengan Saling Memaafkan
4
6 Puasa yang Boleh Dilakukan Setelah Nisfu Sya'ban
5
Khutbah Jumat: Menyambut Ramadhan dengan Meningkatkan Kepedulian Sosial
6
Kasus Anak SD Bunuh Diri di Ngada, Kemiskinan Jadi Faktor Risiko, Negara Diminta Hadir
Terkini
Lihat Semua