Panglima TNI Minta Maaf Tak Hadiri Munas NU
NU Online · Sabtu, 29 Juli 2006 | 11:56 WIB
Dipertanyakan ketidakhadirannya sebagai salah satu pembicara pada Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (28/7) kemarin, Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto meminta maaf kepada NU.
"Panglima TNI menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran beliau dalam Munas NU," kata Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Laksamana Muda Sunarto Sjoekronoputra sebagaimana dilansir ANTARA News di Jakarta, Sabtu (29/7).<>
Ketidakhadiran Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto, jelas Sunarto, dikarenakan harus mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Papua sejak Senin (24/7) hingga Sabtu (29/7).
Sunarto menambahkan, ketidakhadiran Panglima TNI dalam Munas Alim Ulama dan Konbes NU tersebut, bukan berarti mengecilkan arti dari kegiatan tersebut, melainkan semata-mata kesibukkannya mendampingi Presiden SBY ke Papua.
"Panglima TNI telah memberikan amanat tertulisnya yang dibacakan oleh Kasgar Kodam V/Brawijaya. Sekali lagi, kami mohon maaf atas ketidakhadiran Panglima TNI," ujar Sunarto.
Pada Munas alim ulama dan Konbes yang dibuka Wakil Presiden Jusuf Kalla, Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto dijadwalkan hadir untuk menjadi pembicara mengenai keutuhan NKRI dan Pancasila.
Namun, warga NU harus menelan kekecewaan karena topik yang sangat penting itu hanya disampaikan oleh Kasgar Kodam V/Brawijaya yang ditunjuk mewakili Panglima TNI. (ant/rif)
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Profil KH Nurul Huda Djazuli Ploso, Anggota Ahwa yang Fokus Belajar dan Mengajar
Terkini
Lihat Semua