Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ma'ruf Amin mengatakan bahwa homoseksual, apapun alasannya, tidak dibenarkan dalam Islam.
"Perbuatan homoseksual itu lebih berdosa dari pada zina. Dari arah manapun, Islam tidak akan membenarkan tindakan dosa itu," kata Kiai Ma'ruf kepada NU Online di Jakarta, Senin (31/3).<>
Pernyataan itu diungkapkannya menyusul pemberitaan sebuah surat kabar nasional tentang adanya sejumlah sarjana Muslim yang menyatakan bahwa Islam 'mengakui homoseksualitas' dalam sebuah diskusi di Jakarta belum lama ini.
Kiai Ma'ruf, yang juga Ketua Majelis Fatwa MUI ini menilai, mereka yang menyatakan bahwa Islam mengakui homoseksualitas karena didasarkan pada dangkalnya pemahaman mereka dalam menafsirkan sumber-sumber pokok ajaran Islam.
"Mereka yang menyatakan bahwa Islam mengakui homoseksualitas adalah termasuk orang-orang yang kesurupan," kata Kiai Ma'ruf, sambil menambahkan, "sejak zaman Nabi Luth AS, perbuatan homoseksual atau liwath sudah dilarang oleh agama."
Seperti ditulis surat kabar tersebut, sejumlah sarjana Muslim menyatakan, Islam mengakui homoseksualitas karena merupakan fenomena yang 'alamiah'.
"Tidak ada perbedaan antara kaum lesbain dan non-lesbian. Dalam pandangan Tuhan, manusia dinilai berdasarkan ketakwaan mereka," kata Musdah Mulia seperti dikutip surat kabar tersebut.
Musdah, merujuk pada surat Al Hujurat (49:3), mengatakan bahwa salah satu rahmat Tuhan bagi umat manusia adalah bahwa semua pria dan wanita diciptakan sama, tanpa memandang etnis, kekayaan, kedudukan sosial, bahkan orientasi seksual.
"Esensi agama adalah untuk memanusiakan manusia, menghormati dan menghargai mereka," terangnya. (dar)
Terpopuler
1
Ngantor Perdana, Gus Kikin Mulai Siapkan Susunan Kepengurusan PBNU 2026-2031
2
Gus Kikin Kunjungi Pojok Gus Dur pada Momen Perdana Ngantor di PBNU
3
Anggota Banser Wafat Selepas Tugas di Muktamar, Ketum GP Ansor Takziah dan Beri Santunan
4
Gus Kikin Sebut NU Dukung Program Pemerintah, Fokus pada Pembangunan Manusia
5
Menakar Kapasitas Al-Albani dalam Ilmu Hadits: Benarkah Layak Disebut Muhaddits?
6
PCNU Jombang Harapkan PBNU Masa Khidmah 2026-2031 Prioritaskan Program Keumatan
Terkini
Lihat Semua