Pengurus Besar Nahdlatul Ulama terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi warga Nahdliyyin. Salah satu strateginya adalah dengan memperbanyak jalur komunikasi antarpengurus di semua tingkatan termasuk antarpengurus dengan warga Nahdliyyin.
PBNU berkeyakinan pola tersebut akan mempermudah arus informasi yang dibutuhkan masyarakat. Hal ini ditegaskan Sulthan Fatoni, Ketua Lajnah Ta'lif wan Nasr Pengurus Besar Nahdlatul Ulama saat memberikan sambutan pada Peresmian 'Sumedang NU Online' dan Halaqah Aswaja yang diselenggarakan di Komplek Pendidikan Maarif NU Kabupaten Sumedang, 25 April 2011.
>
"Sumedang NU Online secara resmi kami serahkan kepada PCNU Kabupaten Sumedang. Sebagai proyek percontohan semoga Sumedang NU Online bisa survive dan berhasil membawa misi NU, kiai, pesantren dan masyarakat Nahdliyyin di bumi Sumedang," kata Sulthan Fatoni.
Menurut Sulthan, era informasi saat ini membutuhkan kecepatan langkah, respon, aksi maupun reaksi. Karena itu media online yang dimiliki NU adalah pelengkap yang dapat memperkuat media silaturahmi dan informasi yang sudah berjalan selama ini.
"Kelompok lailatul ijtima', barzanji, yasinan, tahlil, haul, maulidan, dan lainnya, akan semakin kokoh dengan efektifnya media Online yang kita punya," lanjut Sulthan.
Sementara itu Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Sumedang, H. Sa'dullah menyambut gembira atas diresmikannya Sumedang NU Online.
"Terima kasih kami sampaikan kepada LTN PBNU, redaktur NU Online, yang telah membantu kami memanfaatkan fasilitas PBNU. Semoga LTN NU Sumedang pimpinan saudara Cucu Suhayat yang kami tugasi menangani hal ini dapat menjalankan kewajibannya dengan baik dan maksimal," ujar Sa'dullah.
Pada sesi selanjutnya, Sekretaris LTN PBNU, Ulil Abshar menyerahkan bantuan secara simbolis berupa perangkat internet kepada Ketua PCNU Sumedang untuk mendukung kerja keredaksian. Dilanjutkan penjelasan dari Syaifullah Amin, Redaktur NU Online seputar pola kerja Sumedang NU Online.
Launching Sumedang NU Online dan Halaqah Aswaja dihadiri oleh Habib Luthfi bin Yahya (Pekalongan) dan Pengurus NU jajaran Syuriah, Tanfidziyah, lembaga, lajnah, badan otonom dan masyatakat Nahdliyyin se-Kabupaten Sumedang. (bil)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
3
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
4
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
5
Jelang Muktamar Ke-35 NU, PBNU Bakal Cek Kesiapan Lokasi dan Istighotsah Terbatas di Jombang pada 20 Agustus 2026
6
Iuran Lomba 17 Agustus: Gotong Royong atau Justru Bisa Jadi Judi? Ini Batas Hukumnya
Terkini
Lihat Semua