Di sela-sela perhelatan Muktamar ke-32 NU di Asrama Haji Sudiang Makassar, Muktamirin asal PCNU Brebes melakukan perjalanan Ziarah ke Makam Pangeran Diponegoro dan Makam Syeikh Yusuf al-Makassari. “Sambil menunggu hasil persidangan, kami berziarah ke Makam Pangeran Diponegoro dan Syeikh Yusuf al-Makassari,” ujar Ketua PCNU Brebes H. Athoillah usai melakukan perjalanan ziaran, Jum'at (26/3).
Menurutnya, perjalanan ziarah ini sebagai langkah menghormati pahlawan. Apalagi, pangeran Pangeran Diponegoro sebagai Pahlawan Nasional dari Jawa yang wafat di Sulawesi Selatan. “Jadi kami sempatkan ke sini,” ujarnya.<>
Di makam tersebut, Muktamirin asal PCNU Brebes melakukan pembacaan Tahlil yang di pimpin oleh Rais Syuriyah KH Amin Mashudi. “Ternyata, pejuang itu gugur jauh dari tanah kelahirannya, ya?” ungkap Mudrik yang juga Ketua PC Ansor Brebes.
Dalam catatan sejarah, Pangeran Diponegoro meninggal di Makassar, Sulawesi Selatan pada 8 Januari 1855 dalam usia 69 tahun. Beliau adalah anak Sultan Hamengko Buwono III dari Yogyakarta. Salah seorang raja dari kerajaan Jawa Terakhir yang memimpin perlawanan terhadap Belanda.
Pangeran Diponegoro dikenal dalam Perang Jawa pada tahun 1825-1830 M. Perang bermula pada penolakan terhadap kebijaksanaan pemerintah kolonial Belanda yang meningkatkan pajak dan pola aturan pemilikan tanah yang tidak adil. (was)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua