PCNU Kota Pekalongan Akan Luncurkan Situs Resmi
NU Online · Sabtu, 17 Januari 2009 | 11:28 WIB
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pekalongan, Jawa Tengah, akan meluncurkan website atau situs resmi organisasi. Website dengan domain (alamat) www.nubatik.net yang sudah online sejak September 2008 lalu itu kini masih dalam tahap penyempurnaan desain dan isi.
Pengelola Website, Much. Ngisom Cholil, mengakui bahawa website-nya belum sempurna seratus persen. Namun, untuk berita utama sudah dapat dilihat setiap hari ada yang baru. Sedangkan untuk rencana peluncurannya, dirinya meminta waktu sekira dua pekan mendatang untuk penyempurnaan desain dan kesiapan tenaga operasional.<>
“Karena masih melakukan perbaikan dari segi desain maupun isi. Tetapi, atas desakan warga agar segera dipublikasikan, maka momentum Harlah NU ini disampaikan kepada warga meski dalam lingkungan terbatas,” katanya, seperti dilaporkan Kontributor NU Online, Abdul Muis, di Pekalongan, Sabtu (17/1).
Ngisom yang juga Ketua Pimpinan Cabang Lajnah Ta'lif Wan Nasyr NU Kota Pekalongan, menambahkan, website tersebut diharapkan akan memaksimumkan upaya mencerdaskan warga NU melalui informasi-informasi terkini.
Ditambahkannya, keinginan memiliki website sendiri sebenarnya sudah cukup lama, apalagi kebutuhan informasi tidak lagi bisa disampaikan dalam hitungan hari. Sehingga media yang paling tepat untuk penyampaian informasi bagi kalangan NU, terutama di perkotaan ialah media online yang setiap saat bisa diakses.
“ini bukan mengikuti tren atau latah dengan cabang-cabang NU yang lain yang juga membuat website sendiri,” ujar Ngisom.
Ngisom berharap, media ini sekaligus sebagai ajang promosi produk yang dimiliki warga NU Kota Pekalongan, seperti batik maupun produk-produk lainnya yang dibutuhkan konsumen lintas negara. (rif)
Terpopuler
1
Pengakuan Korban Pelecehan Gus Idris, Berkedok Syuting Konten Sumpah Pocong
2
Khutbah Jumat: Mempererat Tali Persaudaraan Menjelang Bulan Ramadhan
3
Khutbah Jumat: Menyambut Ramadhan dengan Saling Memaafkan
4
6 Puasa yang Boleh Dilakukan Setelah Nisfu Sya'ban
5
Khutbah Jumat: Menyambut Ramadhan dengan Meningkatkan Kepedulian Sosial
6
Kasus Anak SD Bunuh Diri di Ngada, Kemiskinan Jadi Faktor Risiko, Negara Diminta Hadir
Terkini
Lihat Semua