Pegawai Depag Wajib Miliki Pengetahuan dan Tata Krama
NU Online · Selasa, 31 Maret 2009 | 02:09 WIB
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Departemen Agama (Depag) Sumatera Selatan (Sumsel), Drs H Najib Haitami menerapkan dua poin penting kepada seluruh jajarannya. Dua poin tersebut adalah kewajiban bagi setiap pegawai Depag untuk memiliki ilmu pengetahuan dan memiliki tata krama.
"Sebagai pelayan publik, maka kedisiplinan harus ditegakkan di lingkungan Depag. Jangan sampai masyarakat merasa dikecewakan. Sebab, kedisiplinan pegawai merupakan hal yang penting diterapkan dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat," kata Najib di Palembang (Senin, 30/3).<>
Menurutnya Najib, kedisiplinan diharapkan mampu mendukung langkah dan upaya suatu pemerintahan yang bersih dan baik. Meski selama ini, penerapan kedisiplinan pegawai telah berjalan. Namun harus terus menerus ditingkatkan, khususnya dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Sementara itu, Kasubag Humas dan Protokol Depag Sumsel, Syaefuddin Latief SAg mengatakan, penerapan langkah tersebut tak hanya dilakukan jajaran Depag Sumsel saja. Melainkan, secara menyeluruh hingga ke tingkat-tingkat bawah.
Lebih lanjut, Syaefuddin menambahkan, masalah tata krama dan ucapan para pegawai di jajaran Depag harus benar-benar diperhatikan. Sebab, jika lebih santun, masyarakat banyak juga akan merasa lebih nyaman.
"Kita harus belajar meningkatkan kedisiplinan dari hari ke hari dan belajar berbicara yang santun. Termasuk pula, dalam hal menyangkut pembinaan kepada masyarakat," terang Syaefuddin. (min)
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati Sudah Dinonaktifkan
3
Jadwal Puasa Sunnah Selama Mei 2026
4
Warga Geruduk Pesantren Ndholo Kusumo Pati, Tuntut Pengusutan Dugaan Pelecehan Seksual
5
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
6
Hari Buruh 2026: Prabowo Wacanakan Penurunan Potongan Aplikator Ojol hingga di Bawah 10 Persen
Terkini
Lihat Semua