Pemerintah Belanda Beri Peringatan Soal Film Anti Al-Qur'an
NU Online · Kamis, 28 Februari 2008 | 04:20 WIB
Menteri Kehakiman Belanda Ernst Hirsch Ballin dan Menteri Luar Negeri Maxime Verhagen memperingatkan Geert Wilders, anggota parlemen dari sayap-kanan, agar mengurungkan niat untuk mengeluarkan film Anti Al-Qur'an. Demikian laporan Radio Netherlands, Rabu (27/2).
Pemerintah Belanda khawatir film tersebut, yang direncanakan diluncurkan pada Maret mendatang, akan merusak reputasi Belanda dan memiliki konsekuensi terhadap kegiatan usaha Belanda di luar negeri.<>
Dua menteri kabinet Belanda juga telah mengadakan pertemuan dengan anggota parlemen dari sayap-kanan Geert Wilders untuk membujuk dia agar tak meluncurkan filmnya yang mengecam Islam.
Sementara itu Wilders sendiri, yang juga adalah pemimpin kubu anti-Islam dan anti-imigrasi Partai Kebebadan (PVV) dan memiliki sembilan kursi di Majelis Rendah parlemen Belanda, menggambarkan pertemuan tersebut sebagai "upaya intimidasi".
Wilders, yang menyerukan larangan terhadap Al-Qur’an di Belanda, mengatakan filmnya yang berdurasi 15 menit akan menayangkan gambar-gambar kekejaman yang diduga "diilhami oleh ayat-ayat Al-Qur’an".Â
Ia menyatakan akan berusaha menayangkan film tersebut melalui lembaga penyiaran resmi. Sementara itu, ia telah membuat laman Internet terpisah, tempat film itu akan ditayangkan kapan saja. Wilders juga berencana menyiarkan film tersebut melalui laman YouTube.  Â
Di pihak lain, Jaksa Agung Amsterdam telah menyelidiki kemungkinan menyeret anggota parlemen itu ke pengadilan karena pernyataan terbukanya yang berisi hasutan. (ant/nur)
Terpopuler
1
Besok Rebo Wekasan, Berikut Amalan dan Doa yang Dianjurkan
2
Masyarakat Adat Kalimantan Timur Ungkap Penolakan Proyek Karbon Bank Dunia
3
Khutbah Jumat: Makna Kemerdekaan yang Hakiki dalam Islam
4
Innalillah, Sesepuh Buntet Pesantren KH Hasanuddin Kriyani Wafat
5
Khutbah Jumat: Hindari Kemaksiatan dalam Perayaan Kemerdekaan
6
Gus Yahya Lepas Jenazah KH Hasanuddin Kriyani di RSPAD, Kenang sebagai Panutan Umat
Terkini
Lihat Semua