Banyaknya artis diusung yang partai politik di dalam pemilihan kepala daerah belakangan ini, menunjukkan adanya fenomena partai politik yang sedang bunuh diri. Itupun sekaligus menunjukkan menurunnya kader yang ada di partai-partai sekarang ini.
Demikian dikemukan pengamat sosial politik Universitas Indonesia Imam B Prasojo di Bogor, Jawa Barat, Ahad (2/5). Menurut Imam, maraknya bursa pencalonan artis untuk pimpinan daerah dalam pilkada belakangan ini, kurang kompeten.<>
"Fenomena ini sebagai tanda adanya kepanikan partai politik yang tidak bisa lagi menjual kadernya yang berkualitas, sekaligus kurang cerdasnya partai tersebut menentukan calon unggulannya," tutur Imam.
Lebih lanjut Imam menjelaskan, kenyataan ini disebabkan partai-partai lebih mengutamakan syahwat kekuasaan, dibanding masa depan partainya.
"Meski ada sebagian demo mendukung calon dari artis dalam pilkada, namun mendukung itu belum tentu memilihnya. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
3
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
4
Kiai-Kiai Sepuh Harap Muktamar Ke-35 NU Berjalan Baik, Jujur, Adil, dan Berakhlakul Karimah
5
Khutbah Jumat: Membantu Korban Bencana, Cara Kita Mengamalkan Perintah Allah
6
Data Terbaru Gempa NTT: 78 Meninggal Dunia, 907 Luka-Luka, 92 Ribu Warga Mengungsi, 4.256 Gempa Susulan
Terkini
Lihat Semua