Mesir berharap perjanjian gencatan senjata Gaza antara Israel dan pejuang Palestina Hamas bisa tercapai beberapa hari lagi. Namun, Hamas masih menyebut adanya sejumlah halangan dalam mencapai perdamaian.
"Ada tanda-tanda positif bahwa dalam beberapa hari mendatang kami akan mencapai sebuah pemahaman mengenai gencatan senjata dan pembukaan sebagian titik-titik penyeberangan (ke Jalur Gaza)," kata seorang jurubicara Kementerian Luar Negeri Mesir Hossam Zaki, Minggu (8/2).<>
Mesir menengahi perundingan tidak langsung bagi gencatan senjata yang bisa bertahan sejak berakhirnya serangan tiga pekan Israel yang mematikan terhadap Jalur Gaza. Pertempuran berakhir ketika baik Israel maupun pejuang Hamas mengumumkan gencatan senjata secara terpisah pada 18 Januari.
Namun, gencatan senjata yang rapuh itu teruji dengan penembakan roket Palestina ke wilayah Israel dan serangan udara balasan dari Negara Zionis tersebut ke Gaza.
Sementara seorang jurubicara Hamas menyatakan, pihaknya memperkirakan tercapainya sebuah perjanjian dengan Israel. Yakni, mengenai pembukaan kembali titik penyeberangan perbatasan ke Jalur Gaza dalam beberapa hari mendatang.
Mohammad Nazzal, seorang pejabat senior Hamas yang berkantor di Damaskus, mengatakan kepada televisi Al-Jazeera, masih ada sejumlah rintangan dalam perundingan gencatan senjata. (inl)
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri 2026: Refleksi Makna Kembali ke Fitrah secara Utuh
2
Ketiduran dan Tidak Sempat Ikut Shalat Idul Fitri, Terus Bagaimana?
3
Basa-Basi Lebaran yang Menjengkelkan: Kapan Nikah? Kapan Punya Anak?
4
Momen Warga Aceh saat Hendak Tabarrukan Idul Fitri dengan Mustasyar PBNU Abu MUDI
5
NU Care-LAZISNU Kembali Salurkan Bantuan untuk Penyintas Banjir Pidie Jaya Aceh
6
Kerugian Terbesar Seorang Muslim: Punya Waktu Luang tapi Tak Mendekat kepada Allah
Terkini
Lihat Semua