Jakarta, NU Online
Meski berbentuk perpustakaan khusus, hingga saat ini perpustakaan PBNU yang berlokasi di Gedung PBNU lantai 2, Jalan Kramat Raya, Jakarta, sudah memiliki sekitar 3 ribu koleksi. Semuanya adalah buku-buku atau literatur lain tentang NU. Seluruh koleksi meliputi dokumen-dokumen organisasi, buku-buku tentang NU, majalah, surat kabar. Selain itu literatur lain, seperti skripsi, tesis, desertasi dan karya tulis ilmiah lainnya juga menjadi koleksi perpustakaan PBNU.
Menariknya, dari seluruh koleksi yang dimiliki adalah dokumen-dokumen organisasi. Dokumen-dokumen organisasi tersebut menggambarkan perjalanan NU dari awal berdirinya pada tahun 1926 hingga saat ini. Seluruh dokumen tersebut meliputi di antaranya seperti hasil keputusan Muktamar NU dari masa ke masa, AD-ART organisasi, dan lain-lain.
<>Namun sayang, untuk koleksi tersebut pihak pengelola tidak memperkenankan pengunjung membawanya pulang, hanya boleh dibaca di tempat. Menurut Kepala Perpustakaan PBNU Syatiri Ahmad Hs, hal itu dikarenakan jumlah koleksi yang dimiliki sangat terbatas.
“Karena koleksinya sangat terbatas, untuk dokumen-dokumen organisasi tidak bisa dipinjam dan dibawa pulang, boleh dibaca di tempat saja atau difoto kopi,” terang Syatiri saat ditemui di kantornya, Rabu (14/2).
Di antara seluruh koleksi yang dimiliki Perpustakaan PBNU, terdapat beberapa koleksi kitab kuning yang merupakan sumbangan dari Wakil Rois Aam PBNU KH Drs Tolchah Hasan. Mantan Menteri Agama di era pemerintahan Gus Dur itu secara pribadi menyumbangkan 416 jilid dari 69 judul kitab.
Menurut Syatiri, seluruh kitab sumbangan tersebut diperkirakan mencapai lebih dari Rp 100 juta. “Kalau diuangkan mungkin sekitar Rp 100 jutaan,” terangnya. (rif)
Terpopuler
1
Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Ingin Indonesia Terpecah
2
Ketum PBNU Gus Kikin Imbau Warga Tidak Terprovokasi Kasus Pembakaran Warung Mi di Sukoharjo
3
Pemuda NU Asal Lumajang Raih Rekor MURI lewat Karya Buku Tertebal di Indonesia
4
Pelantikan PCNU Bekasi 2026–2031, Ketua PBNU Puji Raharjo Ingatkan Qanun Asasi untuk Penguatan Organisasi
5
Kader Ansor Tawarkan Ilmu Mantiq untuk Menyaring Informasi AI dalam Mu'tamad 2026 di Lirboyo
6
Pemuda Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Walhi Ingatkan Kewajiban Lindungi Rakyat
Terkini
Lihat Semua