Pesantren Kilat Nasional Diharap tak Hanya Tahunan
NU Online · Jumat, 11 September 2009 | 11:27 WIB
Siswa-siswi rintisan SMA bertaraf internasional sangat antusias mengikuti pesantren kilat Ramadhan di MAN 3 Malang. Makanya, mereka berharap pelaksanaan pondok pesantren (Ponpes) kilat nasional yang digelar Departemen Agama (Depag) bersama Yayasan Alma’arif dan Universitas Islam Malang (Unisma) ini tidak hanya dilaksanakan sekali dalam setahun.
‘’Dalam ajang pesantren kilat nasional ini sangat besar manfaatnya. Kami tidak hanya mendapatkan tambahan ilmu pengetahuan baru terkait dengan agama. Namun, juga bias menambah khasanah silaturahmi,’’ tutur Ali siswa SMAN Semarang.<>
Pengakuan Ali itu juga diamini siswa asal Wonosari, Yogjakarta, Ardi. Dia menambahkan bahwa penambahan pengetahuan agama itu sudah pasti. Sedangkan penambahan lain yang dinilai tak kalah manfaatnya adalah bertambahnya saudara dari daerah lain.
Diakui Ardi dan ALi, setelah dua hari mengikuti program Pesantren Kilat Ramadhan Nasional bagi siswa-siswi SMA bertaraf internasional ini, penambahan ilmu itu tidak hanya dari seorang guru atau dosen. Khususnya, mereka yang menjadi pemateri dalam acara Ponpes Ramadhan nasional ini.
‘’Tambahan pengetahuan baru itu sangat luar biasa dan tak ternilai. Begitu juga yang berkaitan dengan informasi pengetahuan soal budaya di daerah lain. Saya tak perlu dating ke Kalimantan langsung, tapi bias dapat informasi dari teman yang berasal dari Kalimantan itu lewat ajang pesantren kilat Ramadhan ini,’’ tandasnya sebagaimana dilansir Republika Online.
Makanya, semangat mengikuti Ponpes Kilat ramadhan ini terpancar dari hamper seluruh peserta. Misalnya, yang diakui Akbar dan ALif dari Kalimantan. Mereka mengaku justru dating lebih awal dari yang dijadwalkanm untuk mengikuti program pesantren kilat Ramadhan ini.
Terpopuler
1
PWNU Jateng Deklarasikan Muktamar Ke-35 NU yang Jujur, Bersih, Terbuka, Beradab
2
Data Terkini Gempa NTT: 87 Meninggal Dunia, 1.298 Luka-Luka, dan 150 Ribu Warga Mengungsi
3
Ini Jadwal Lengkap Agenda Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang
4
Hukum Karnaval Menutup Jalan Umum dalam Islam, Bolehkah?
5
Karhutla Bersamaan di 7 Provinsi, Puluhan Hektare Lahan Hangus
6
Panlok Gelar Simulasi, Begini Skema Kedatangan Peserta Muktamar Ke-35 NU hingga Tahap Registrasi
Terkini
Lihat Semua