Warta KTT PANGAN

Petani Perlu Dilibatkan Atasi Krisis Pangan Dunia

NU Online  ·  Jumat, 6 Juni 2008 | 10:26 WIB

Roma, NU Online
Ketua Umum Serikat Petani Indonesia, Henry Saragih, mengatakan, di antara solusi yang bisa ditawarkan untuk mengatasi krisis pangan dunia adalah dengan melibatkan peran serta petani kecil, yaitu memberikan keleluasaan kepada mereka untuk melakukan kontrol pangan.

“Solusi kita untuk mengatasi krisis pangan adalah menyerahkan kontrol pangan kepada petani-petani kecil...KIta tidak bisa menyerahkan kontrol pangan itu kepada korporasi-korporasi agrobisnis,” kata Saragih dalam pidatonya pada pertemuan puncak yang diselenggarakan Organisasi Pangan dan Pertanian di Roma, Kamis (5/6).<>

Dalam kesempatan itu, pihaknya mengatakan bahwa kedaulatan pangan adalah dengan memberikan hak sepenuhnya kepada rakyat, dalam hal ini petani kecil untuk mengatur berikut memenuhi sendiri kebutuhan pangan dan pertaniannya.

“Kita harus membiarkan para petani untuk menafkahi (kebutuhan pangan) keluarga mereka sendiri dan komunitas lokal mereka. Inilah maksud dari kedaulatan pangan. Inilah yang kita inginkan,” katanya.

Sementara, sejumlah petani kecil, menyatakan muak dengan kesimpulan pertemuan puncak tersebut. Pasalnya, badan-badan dunia yang menangani pangan hanya melanjutkan kebijakan yang sama dan gagal, yang mengarah pada krisis pangan dunia.

”Kami jengkel dan muak karena melihat krisis pangan telah dipakai untuk melanjutkan kebijakan yang telah gagal mengatasi krisis pangan,” kata Maryam Rahmanian dari Pusat Pembangunan Berkelanjutan Iran.

Selain itu, mereka juga mengecam adanya kebijakan agar negara-negara berkembang lebih banyak memproduksi pangan untuk diekspor, bukan untuk tujuan domestik. (dar)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang