Polisi harus Usut Tuntas Penyebab Pertama Kerusuhan
NU Online · Kamis, 10 Februari 2011 | 09:05 WIB
Tak banyak orang menyangka, Temanggung yang merupakan kota toleransi, terjadi kekerasan agama yang merusak harmoni hubungan kemasyarakatan yang selama ini telah terjalin dengan baik.
Ketua PBNU Slamet Effendy Yusuf meminta agar penyebab pertama atau asbabul sabab dari peristiwa tersebut diusut tuntas. “Jangan lupa, diusut tuntas asbababus sabab, penyebab pertama munculnya ketegangan di Temanggung, yang kita sebut kota toleransi,,” katanya, Kamis.<>
Menurutnya, polisi dan intelejen harus mampu melacak siapa Antonius Richmond Bawengan (58) dan bagaimana latar belakangnya sampai dia melecehkan Islam dan Katolik dan menimbulkan kemarahan banyak orang.
“Jangan-jangan ini memang provokator yang menginginkan adanya ketidakstabilan dalam masyarakat. Coba di cek, selebaran itu siapa yang menerbitkan, juga tolong di cek, orang ini organisasinya apa, track recordnya bagaimana, apa pernah terlibat dalam kasus provokasi yang menimbulkan konflik antar umat beragama,” tandasnya.
Selain itu, Slamet juga berharap agar provost juga menyelidiki polisi setempat, bagaimana tingkat penjagaan dan persiapan yang dilakukan oleh polisi sampai akhirnya kelompok ekstrim tersebut dengan leluasa dapat melakukan tindakan anarkis.
“Dengan cara seperti ini, kita bisa mengungkap, ada apa dibalik kerusuhan ini semua,” pungkasnya. (mkf)
Terpopuler
1
PBNU Putuskan Muktamar Ke-35 NU Digelar di Pesantren Tambakberas Jombang, 27-31 Agustus 2026
2
Khutbah Jumat: Rezeki Sudah Ditakar, Tak Akan Tertukar
3
PBNU Rampungkan Survei Lokasi Muktamar Ke-35 NU, Lirboyo dan Jakarta Jadi Opsi Terkuat
4
Penentuan Lokasi Muktamar Ke-35 NU Ditunda, Paling Lambat Besok Pagi
5
PBNU Sebut Pengalaman Tambakberas Jombang Jadi Modal Utama Selenggarakan Muktamar Ke-35 NU
6
Pesan Rais Aam PBNU kepada Pengurus 25 Hari Jelang Muktamar Ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua