Rapat pleno yang digelar Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP) untuk membahas keputusan koalisi berjalan alot. Tidak ada keputusan yang disepakati, karena pembahasan koalisi akan dilanjutkan dalam rapat harian DPP PPP.
"Setelah disepakati dalam pleno kemudian akan diteruskan dalam rapat harian. Dalam rapat harian, nanti akan ditentukan pelaksanaan Rapimnas yang akan dilakukan secepatnya, barulah akan diputuskan arah koalisi," kata Wasekjen PPP Teuku Taufiqulhadi di depan kantor DPP PPP, Jl. Diponegoro Jakarta, Senin (20/4).<>
Taufiq menjelaskan, rapat harian pengurus DPP PPP akan digelar hari ini juga. Semua pengurus DPP termasuk Ketua Umum Suryadharma Ali, Sekjen Irgan Chairul Mahfiz termasuk ketua-ketua DPP dan bendahara akan hadir.
"Ini pleno yang pertama, pembicaraan memang sedikit alot, walaupun demikian saya melihat bahwa iklim berangsur menuju lebih baik. Sedangkan suasana tidak baik adalah diluar forum, saudara melihat ada demo disini, sejumlah rumor diantaranya meminta MLB dan pengembosan, Saya melihat suasana panas diluar tidak terjadi dalam rapat pleno," paparnya.
Taufiq mengungkapkan, dalam rapat pleno tadi muncul pejumlah pendapat diantaranya Parlian Harahap menghendaki mendukung atau berkoalisi dengan calon presiden yang sudah pasti terpilih.
"Sedangkan dukungan suara untuk orang lain seperti Prabowo tidak muncul dalam pleno. Penentuan koalisi sebenarnya boleh diambil dalam rapimnas atau rakernas, tapi sepertinya akan mengambil keputusan di rapimnas," pungkasnya. (inl)
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
2
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
3
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
4
Khutbah Bahasa Jawa: Kautaman Silaturahim lan Cara Nepung Paseduluran
5
Khutbah Idul Fitri: Saatnya Menghisab Diri dan Melanjutkan Kebaikan
6
Khutbah Idul Fitri 2026: Refleksi Makna Kembali ke Fitrah secara Utuh
Terkini
Lihat Semua