Jakarta, NU Online
Muktamar NU ke-32 menghasilkan duet kepemimpinan antara KH Said Aqil Siradj dan KH Sahal Mahfudh. Partai Persatuan Pembangunan menyambut baik terpilihnya dua orang tersebut.
"PPP menyambut baik terpilihnya duet KH Said Aqil Siradj dan KH Sahal Mahfudh, sebagai duet yang melambangkan regenerasi kepemimpinan dan revitalisasi khittah 1926," kata wakil sekjen PPP, M Romahurmuziy di Jakarta, Senin (28/3).
<>KH Said Aqil terpilih menjadi ketua umum PBNU yang baru. Sedangkan KH Sahal untuk ketiga kalinya kembali duduk sebagai Rois Am PBNU.
"Dengan terpilihnya dua ulama faqih, NU sudah mengembalikan kepemimpinannya sebagaimana era kelahirannya," terang Romahurmuziy.
Romahurmuziy yakin jika kedua orang tersebut akan mampu membawa NU tetap pada tradisinya di tengah globalisasi dan transformasi iptek. Ia berharap, NU masih akan tetap fokus pada program pelayanan masyarakat.
Romahurmuziy juga berharap, NU di bawah kepemimpinan mereka berdua, akan berhasil menjaga jarak dengan politik praktis.
"NU diharapkan dapat menjaga jarak yang sama terhadap seluruh partai politik, memerankan diri sebagai penjaga politik moral sehingga memayungi seluruh kekuatan politik di Indonesia," tandasnya. (min)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua