Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melarang film Fitna yang mendiskreditkan Islam, masuk ke Indonesia.
"Saya sudah melarang film Fitna masuk dan beredar di Indonesia. Saya juga sudah meminta kepada Perdana Menteri Belanda untuk menarik peredaran film Fitna. Kalau film Fitna dibiarkan beredar, akan merusak kerukunan umat manusia di dunia," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dihadapan ribuan jemaah pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid An Nur, Keluarahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Selasa (1/4) malam.<>
Menurut SBY, film yang diproduksi oleh seorang anggota Parlemen Belanda (Geert Wilders) tersebut menimbulkan kebencian terhadap umat Islam di dunia dan mengobarkan permusuhan terhadap Islam.
"Untuk menciptakan kondisi kedamaian dunia, jangan ada yang mengobarkan permusuhan," katanya.
SBY juga meminta kepada pemimpin negara Islam lainnya untuk melakukan hal yang sama yakni menolak peredaran film Fitna. Ia juga minta kepada seluruh umat Islam di Indonesia agar tidak terpancing dalam suasana permusuhan.
"Kalau sampai terpancing, itulah yang diharapkan oleh orang-orang yang mengobarkan permusuhan," katanya.
Presiden juga telah meminta Menteri Hukum dan HAM untuk mencekal pembuat film Fitna, Geert Wilders, jika ingin masuk ke Indonesia. (ant)
Terpopuler
1
Ngantor Perdana, Gus Kikin Mulai Siapkan Susunan Kepengurusan PBNU 2026-2031
2
Gus Kikin Kunjungi Pojok Gus Dur pada Momen Perdana Ngantor di PBNU
3
Anggota Banser Wafat Selepas Tugas di Muktamar, Ketum GP Ansor Takziah dan Beri Santunan
4
Gus Kikin Sebut NU Dukung Program Pemerintah, Fokus pada Pembangunan Manusia
5
Menakar Kapasitas Al-Albani dalam Ilmu Hadits: Benarkah Layak Disebut Muhaddits?
6
PCNU Jombang Harapkan PBNU Masa Khidmah 2026-2031 Prioritaskan Program Keumatan
Terkini
Lihat Semua