Belasan relawan Indonesia yang melakukan misi bantuan di Jalur Gaza, Palestina, meninggalkan daerah konflik tersebut, Kamis (5/2). Mereka kembali ke Mesir menyusul keputusan Pemerintah Mesir yang menutup pintu perbatasan di Rafah dan bersiap pulang ke Jakarta.
"Kita sudah keluar dari Gaza, dan segera balik ke Jakarta. Lagi pula, program bantuan di Gaza sudah rampung," kata Koordinator Tim Kemanusiaan Dompet Dhuafa (DD) Sunaryo Adhiatmoko melalui telepon dari Al Arish, Mesir, Kamis malam.<>
Menurut Sunaryo, sementara ini mereka menetap di Al Arish menunggu jadwal kepulangan ke Jakarta. Namun mereka tetap memantau perkembangan program bantuan di Gaza. Kendati tim kemanusiaan yang dari Indonesia sudah keluar dari Gaza, namun distribusi bantuan tetap logistik berlangsung karena dilanjutkan relawan-relawan lokal yang sudah bekerja bersama DD di Gaza sepekan terakhir.
Relawan Indonesia yang diketahui menjalankan misi kemanusiaan di Gaza berjumlah sekitar 15 orang dari tiga lembaga. Selain DD, ada dua organisasi lainnya Mer-C dan Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI).
Seluruh relawan tersebut dan relawan asing lainnya yang masuk dari Rafah, Mesir diminta keluar dari Gaza, sebab pintu perbatasan Rafah ditutup. Untuk seterusnya, relawan yang ingin masuk ke Gaza melalui perbatasan Israel dan Mesir, lewat Karem Abu Shalom dan El Auga. (dtk)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
2
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
3
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
6
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
Terkini
Lihat Semua