Menjelang Presiden SBY ke Makassar membuka langsung Muktamar Nahdlatul Ulama (NU), Gubernur Sulsel Sahrul Yasin Limpo beberapa kali mengimbau warganya untuk menyambut, menjaga serta menyukseskan perhelatan akbar NU yang baru kali pertama dihelat di luar Jawa.
Salah satu permintaan Gubernur Sulsel ini disampaikan ke para mahasiswa dan pihak perguruan tinggi, yakni tidak ada unjuk rasa yang dinilai bisa merusak Muktamar NU dan meninggalkan stigma yang kental bahwa benar Makassar adalah kota yang tidak aman.
/>
Imbauan ini kembali diulang Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo kepada wartawan, Ahad malam (21/3) di rumah jabatannya yang juga dihadiri Pangdam VII Wirabuana selaku Komandan Satgas pengamanan kedatangan Presiden SBY, Mayjen TNI Hari Krisnomo, Kapolda Sulsel Irjen Polisi Adang Rochjana.
Bahkan ditambahkan oleh Pangdam VII Wirabuana, Mayjen TNI Hari Krisnomo lebih tegas lagi agar tidak terjadi hal-hal yang mengganggu kedatangan Presiden SBY sejak kedatangan hingga meninggalkan kota Makassar, Selasa (23/3).
"Saya akan ambil tindakan tegas bagi perusuh yang berusaha menggagalkan atau mengganggu kegiatan Presiden SBY membuka Muktamar NU ini," tandasnya. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri 1447 H: Dari Ramadhan menuju Ketakwaan dan Kepedulian Sosial
2
Hilal Belum Penuhi Imkanur Rukyah, PBNU Harap Kemenag Konsisten pada Kriteria MABIMS
3
Kultum Ramadhan: Menghidupkan Hati di Akhir Ramadhan
4
Kultum Ramadhan: Hikmah Zakat Fitrah dalam Islam
5
Kultum Ramadhan: Memaksimalkan Doa 10 Malam Terakhir
6
Khutbah Idul Fitri Bahasa Sunda: Ciri Puasa nu Ditampi ku Allah
Terkini
Lihat Semua