Syeikh Al-Azhar Mesir Anjurkan Doa Qunut Atas Gempa Sumatera
NU Online · Rabu, 30 Maret 2005 | 12:09 WIB
Kairo, NU Online
Syeikh Agung Al-Azhar, Prof. Dr. Mohamed Sayed Tantawi, menganjurkan warga Mesir untuk melakukan doa qunut nazilah atas musibah gempa di Sumatera yang terjadi Senin malam lalu.
"Mari kita bersama melakukan doa qunut untuk mendoakan saudara-saudara kita di Indonesia yang sedang mengalami musibah gempa, dan semoga terhindar dari musibah lebih besar," kata pemimpin tertinggi Al-Azhar, lembaga keislaman terkemuka di Mesir, dalam siraman rohani di televisi Mesir, Selasa malam.
<>Beberapa mesjid utama di kota Kairo, seperti Mesjid Al-Azhar dan Mesjid Hussein telah melakukan doa qunut saat shalat magrib dan isya. Doa qunut nazilah biasanya dilakukan umat Islam ketika terjadi musibah atau ancaman besar, bertujuan minta perlindungan, pertolongan dan pengampunan Allah.
"Doa qunut itu sangat penting sebagai bagian dari sumbangan rohani kita untuk menenangkan jiwa saudara-saudara kita yang mengalami cobaan dari Allah SWT," ujar ulama terkemuka itu.
Al-Azhar adalah lembaga pendidikan tinggi Islam tertua di dunia dan tempat berhimpunnya para pemikir Islam terkemuka. Banyak ulama Indonesia lulusan lembaga ini. Fatwa yang dikeluarkan ulama Al-Azhar sering dijadikan rujukan bagi umat Islam sedunia untuk menjawab masalah-masalah aktual.
Berbagai media massa cetak dan elektronik di Timur Tengah, khususnya Mesir, gencar memberitakan gempa berkekuatan 8,2 skala Ritcher yang menggoyang Sumatera dan sekitar pada Senin (28/3) tengah malam WIB (Senin sore waktu Mesir).
Sejumlah jaringan televisi Timteng, seperti Al-Jazeerah, Al-Arabiyah, Nile TV International, dan Al-Akhbar, secara spontan menghentikan acara regularnya untuk memberitakan gempa dahsyat, yang menimbulkan korban jiwa dan kerusakan di Pulau Nias (Sumut) dan Pulau Simeulue (Aceh) itu.
Jumlah korban jiwa belum dapat dipastikan kerana sulitnya komunikasi dan transportasi ke kedua pulau tersebut, namun di Nias saja diperkirakan lebih dari 200 orang tewas.
Gempa yang berpusat di Samudera Hindia itu dirasakan guncangannya di sebagian wilayah Sumatera. Bahkan dilaporkan terasa hingga Pulau Penang, di pantai barat Semenanjung Malaysia.(ant/mkf)
Terpopuler
1
Kultum Ramadhan: Keutamaan 10 Malam Terakhir dan Cara Mendapatkan Lailatul Qadar
2
Menurut Imam Ghazali, Lailatul Qadar Ramadhan 1447 H Akan Jatuh pada Malam Ke-25
3
Syed Muhammad Naquib al-Attas: Cendekiawan tanpa Telepon Genggam
4
Makna Keterpilihan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran
5
Lafal Doa Malam LaiLatul Qadar, Lengkap dengan Latin dan Terjemah
6
Cendekiawan Malaysia Syed Naquib Alatas Meninggal Dunia dalam Usia 94 Tahun
Terkini
Lihat Semua