Tahun Baru, Khotib Nabawi Mendunia (2/Habis)
NU Online · Jumat, 10 Desember 2010 | 23:01 WIB
Masyarakat Madinah tidak memiliki tradisi Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) seperti masyarakat Muslim Indonesia. Sehingga pekan pertama tahun baru Hijriyah 1432 H. di Madinah hampir-hampir tidak terasa.
Namun Jum'at siang tadi (10/12), terdengar suasana yang lain. Dalam khutbahnya, khotib yang biasanya membahas perkara-perkara ibadah semata, kini memilih pembahasan yang lebih aktual, menyorot dunia Islam.r />
Menurut khotib, hendaknya momentum tahun baru hijriyah dapat dijadikan pijakan oleh seluruh negeri-negeri Muslim untuk memperbaiki kehidupan masyarakat. Meningkatkan keamanan, saling percaya dan kesejahteraan di semua negara Muslim.
"Harapan besar seluruh umat Islam di negara manapun, menanti para pemimpinnya agar dapat meningkatkan hidup, keamanan dan kesejahteraan bersama. Di mana cara paling tepat untuk untuk mewujudkan harapan ini adalah dengan persatuan dan kerjasama di segala bidang kehidupan. Baik bidang ekonomi, ilmu pengetahuan, dakwah dan lain-lainnya," tutur sang khotib.
Dalam rukun khutbah kelima, doa untuk umat Islam di khutbah kedua, pada bagian akhir, khotib harus mendoakan kemerdekaan dan kebebasan Masjidil Aqsho di Palestina dari cengkeraman penjajah Yahudi. Doa lantang yang cukup panjang ini membuat banyak jamaah menangis meneteskan air mata.
Namun ada pula doa khusus yang baru terdengar kali ini sejak dua bulan lalu, yakni doa memohon perlindungan keselamatan dan kesehatan untuk sang raja khodimul kharomain. (min/Laporan langsung Syaifullah Amin dari Arab Saudi)
Terpopuler
1
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
2
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
6
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
Terkini
Lihat Semua