Jakarta, NU Online
Jam'iyah Ahlith-Thariqah al-Mu'tabarrah an Nahdliyyah akan menggelar Dzikir akbar dan Mawlid bersama Ketua Majlis Tinggi Islam Amerika (ISCA) Shaykh Muhammad Hisham Kabbani.
Acara yang akan digelar Ahad, (17/7) pukul 07:30-10:30 WIB itu juga dihadiri oleh Rois Am Jam'iyah Ahlith-Thariqah al-Mu'tabarrah an Nahdliyyah, Habib Luthfi bin Yahya, para Habaib serta Ulama Indonesia dan para pengikut thariqat Naqsyabandiyah yang ada di tanah air. Rencananya acara bertempat di Masjid Baitul Ihsan Bank Indonesia Jakarta.
<>Shaykh Hisham dikenal memiliki jutaan pengikut yang tersebar di beberapa negara. Ia seorang Ulama Ahl-sunnah wal jama'ah dengan wawasan dan pengalaman luas, serta memiliki pengaruh dakwah yang signifikan baik di tempat asalnya Beirut, dan Internasional. Beliau adalah keturunan Nabi Muhammad SAW baik dari jalur Ayah ataupun Ibunya.
Di Indonesia Syaikh Hisyam dikenal sebagai pemimpin tinggi tharikat Nasqabandiah yang berpengaruh luas di Indonesia, Malaysia dan beberapa negara lainnya. Kedatangannya ke Indonesia bukan yang pertama kali, sebelumnya, dalam Acara seminar International Conference of Islamic Scholars (ICIS) yang digagas NU akhir Februari lalu, Hisyam Kabbani sempat memimpin doa bersama Prof. Wahbah Zuhaili (Syria) dan Ayyatullah Thaskiri (Iran).
"Istighotsah itu bukan kepentingan NU semata, namun akan mendoakan masyarakat dan negara Indonesia juga, bahkan untuk perdamaian dunia. Jadi, istighotsah bukan sekedar kepentingan NU, tapi bangsa, negara, dan dunia," kata panitia penyelenggara dalam siaran persnya yang dikirim ke NU Online, Kamis, (14/7).
Ditambahkan panitia, acara ini terselenggara berkat kerjasama Jam'iyah Ahlith-Thariqahal-Mu'tabarrah an Nahdliyyah, Manajemen Masjid Baitul Ihsan Jakarta, dan Yayasan Haqqani Indonesia.(cih)
Â
Terpopuler
1
Innalillahi, Penyusun Syair Asmaul Husna KH Amjad Al Hafidz Wafat
2
Eks Kapolri Listyo Sigit Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
3
Kemenhaj Buka Lowongan Maganghub bagi Lulusan S1, Pendaftaran hingga 4 November
4
Perjuangan dan Dedikasi Nyai Shinta Nuriyah: Dari Sahur Bersama hingga Kesetaraan Gender
5
Kukuhkan Majelis Masyayikh 2026-2031, Menag Tekankan Peningkatan Mutu Pendidikan Pesantren
6
Innalillahi, Ketua Pertama Lakpesdam NU Abdullah Syarwani Meninggal Dunia
Terkini
Lihat Semua