Turki Ingatkan Perang Saudara Bisa Pecah di Suriah
NU Online · Jumat, 18 November 2011 | 20:25 WIB
Ankara, NU Online
Konflik di Suriah belum juga berakhir. Bahkan konflik tersebut bisa berubah menjadi perang saudara.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Turki Ahmet Davutoglu menyinggung tentang serangan-serangan yang dilakukan para tentara Suriah yang membelot. "Karena itu saya katakan ada risiko untuk berubah menjadi perang saudara," kata pejabat tinggi Turki itu.<>
"Sekaranglah waktunya untuk menghentikan pembantaian ini dan oleh karenanya, inisiatif Arab penting," ujar Davutoglu seperti dilansir kantor berita AFP, Jum'at (18/11).
Sebelumnya, Liga Arab telah memberikan ultimatum bagi Presiden Suriah Bashar al-Assad untuk menghentikan kekerasan yang dilakukan aparat Suriah terhadap para demonstran antipemerintah.
"Jika itu tidak berhasil, tentunya akan selalu ada risiko perang saudara atau ketegangan tingkat tinggi di Suriah," kata Davutoglu.
Menurut Davutoglu, sejauh ini sulit untuk menyebut krisis Suriah sebagai perang saudara sebab dalam perang saudara, ada dua pihak yang saling menyerang. "Namun dalam kasus ini, biasanya warga sipil yang diserang pasukan keamanan," cetus pejabat senior Turki itu.
Pergolakan di Suriah hingga kini telah berlangsung 8 bulan. Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan hampir 4 ribu orang telah tewas selama konflik tersebut. Dalam aksinya, para demonstran bersikeras menuntut pengunduran diri Assad.
Namun Assad bersikeras untuk terus memimpin, bahkan memerintahkan pasukan keamanan Suriah untuk terus memerangi para demonstran yang disebutnya sebagai bandit-bandit bersenjata.
Redaktur : Syaifullah Amin
Terpopuler
1
Pemerintah Tetapkan Libur Sekolah Awal Ramadhan 18-20 Februari 2026
2
Disambut Ketum PBNU, Presiden Prabowo Hadiri Mujahadah Kubro Harlah 100 Tahun NU di Malang
3
Data Hilal Penentuan Awal Bulan Ramadhan 1447 H
4
Resmi Dikukuhkan, Ini Susunan Pengurus MUI Masa Khidmah 2025-2030
5
1.686 Warga Padasari Tegal Mengungsi, Tanah Bergerak di Tegal Masih Aktif
6
Ratusan Ribu Warga Dikabarkan Bakal Hadiri Mujahadah Kubro 100 Tahun NU di Malang
Terkini
Lihat Semua