Unit usaha syariah (UUS) OCBC NISP ingin menjangkau pasar regional dalam lima tahun ke depan. Di tahap awal, UUS OCBC NISP berencana menambah dua kantor cabang syariah dan 30 office channeling terlebih dulu.
Direktur Bank OCBC NISP, Rudy N Hamdani, telah menyiapkan beberapa rencana dalam tiga tahap untuk mengembangkan UUS OCBC NISP. Ketiga ketiga tersebut membidik pasar regional. ''Kita punya sejumlah rencana yang terbagi dalam tiga tahap, namun di tahun ini setidaknya kita menargetkan pendanaan sebesar Rp 150 miliar,'' ungkapnya di Jakarta, Selasa (27/4).<>
Head of Product Development Bank OCBC NISP, Koko T Rachmadi, mengatakan di tahap awal UUS OCBC NISP akan memperkuat fundamental dan produk keuangan syariah hingga pertengahan tahun depan. Di tahap kedua, manajemen akan lebih memperkuat level nasional.
''Di tahap ketiga kita ingin menjadi regional syariah dan salah satu konsekuensinya untuk ke sana adalah dengan memisahkan UUS,'' paparnya.
Dalam cetak biru OCBC NISP Syariah, lanjut Koko, diharapkan tahap ketiga dapat tercapai dalam 3-5 tahun ke depan. Dia menuturkan di tahun ini pihaknya mengandalkan dua produk pendanaan dan akan mengeluarkan lima produk lagi.
''Salah satu produk yang akan kita kembangkan KPR iB, dimana saat ini masih kita godok dan masih dalam tahap diskusi dengan dewan pengawas syariah. Sementara untuk produk seperti gadai syariah sedang kita pelajari,'' jelasnya.
Produk KPR iB akan menjadi produk pembiayaan pertama UUS OCBC NISP. Koko menambahkan, pihaknya mengembangkan KPR iB karena sesuai dengan fokus bisnis bank induknya yang membidik konsumer individu. (ful)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
3
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
4
Kiai-Kiai Sepuh Harap Muktamar Ke-35 NU Berjalan Baik, Jujur, Adil, dan Berakhlakul Karimah
5
Data Terbaru Gempa NTT: 78 Meninggal Dunia, 907 Luka-Luka, 92 Ribu Warga Mengungsi, 4.256 Gempa Susulan
6
Khutbah Jumat: Membantu Korban Bencana, Cara Kita Mengamalkan Perintah Allah
Terkini
Lihat Semua