Urusan Umrah dan Haji, Saudi Komitmen Berikan Pelayanan Terbaik
NU Online · Rabu, 31 Agustus 2011 | 16:11 WIB
Jeddah, NU Online
Deputi Premier Kedua dan Menteri Dalam Negeri, Pangeran Naif, mengatakan pemerintah Saudi menghadapi tantangan besar sebagai tuan rumah jutaan peziarah yang datang ke tempat-tempat suci untuk haji dan umrah tiap tahunnya.<>
Oleh sebab itu, kata Naif, perencanaan matang adalah suatu keharusan dalam tiap melakukan suatu acara. Dan tiap aspek penyelenggaraan ibadah haji harus dipertimbangkan dan direncanakan dengan baik.
"Ketika negara-negara lain disibukkan dengan even-even olahraga, maka mulai tahun ini kita harus mempersiapkan sejak awal untuk mengakomodasi sekitar 300.000 orang (untuk menyambut musim haji). Karena ibadah haji adalah pertemuan yang sangat besar dan pengelolaannya membutuhkan tanggung jawab yang lebih besar lagi," tegasnya, saat Menteri Urusan Haji, Fouad Al-Farsy, Rabu (31/8).
Arab Saudi menjadi tuan rumah lebih dari 2,5 juta jamaah haji dan lima juta jamaah umrah setiap tahunnya.
Naif mengatakan pihaknya menyebarkan sekitar 60.000 petugas di Makkah, Mina, Arafah dan Muzdalifah untuk menjamin keamanan dan keselamatan jamaah haji. Para perwira polisi diperintahkan untuk menyambut peziarah dengan sopan dan memberikan bantuan yang diperlukan. "Mereka akan bertanggung jawab atas perilaku apa pun, dan kami akan menghukum mereka yang lalai dalam tugas," ancamnya.
Naif menambahkan, Arab Saudi akan memperlakukan semua peziarah dengan sama. Ia juga menyatakan kesiapan pemerintahnya untuk mengubah aturan terkait haji yang kini tengah berlaku, maupun aturan lain yang diperlukan. Semua ini dalam rangka meningkatkan layanan untuk para tamu Allah agar lebih baik lagi.
Naif, yang juga Ketua Komite Tertinggi Haji ini, menegaskan Arab Saudi siap memobilisasi semua sumber dayanya untuk melayani para peziarah yang datang ke Tanah Suci. "Ini adalah tanggung jawab yang diberikan pada pemerintah kami. Dan akan melaksanakan tugas ini dengan sebaik mungkin," tandasnya.
Redaktur : Syaifullah Amin
Sumber : Arab News
Terpopuler
1
LF PBNU Umumkan 1 Dzulqadah 1447 H Jatuh pada Ahad 19 April
2
17 Kader NU Diwisuda di Al-Ahgaff, Ketua PCINU Yaman Torehkan Terobosan Filologi
3
Mengapa Tidur setelah Subuh Sangat Berbahaya bagi Tubuh?
4
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulqa’dah 1447 H, Berpotensi Jatuh pada 19 April
5
Cara Penguburan Ikan Sapu-Sapu oleh Pemprov DKI Dapat Kritik dari MUI
6
Benarkah Pendiri PMII Hanya 13 orang?
Terkini
Lihat Semua