Fahruddin Faiz Ingatkan Gen-Z untuk Seimbangkan 5 Unsur Manusia
NU Online · Selasa, 21 April 2026 | 11:00 WIB
Surabaya, NU Online Jatim
Penulis filsafat sekaligus dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Fahruddin Faiz, mengingatkan generasi Z (gen Z) soal bahaya belajar tanpa level atau tingkatannya. Hal demikian banyak terjadi di di tengah kemudahan akses informasi.
Menurutnya, meskipun gen Z bisa belajar apa saja melalui media sosial tanpa harus ke sekolah, ada risiko besar yang mengintai jika mereka tidak memahami tingkatan atau level dalam menuntut ilmu.
“Belajar itu ada tingkatannya, ada levelnya. Tidak bisa ngarang, kalau ngarang itu bahaya. Ilmu itu punya tatarannya masing-masing,” ujarnya dilansir kanal YouTube NU Online, Senin (20/4/2026).
Ia menceritakan pengalamannya saat seorang siswa SMP bertanya tentang konsep filsafat tingkat tinggi seperti Wahdatul Wujud hanya karena melihat potongan video di YouTube.
“Lompatan pengetahuan tanpa dasar yang kuat justru bisa membingungkan dan membahayakan pemikiran anak muda,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan konsep manusia yang terdiri dari lima unsur: jasad, akal, hati (qolbu), nafsu, dan roh. Ia mengajak gen Z untuk menyeimbangkan kelimanya agar mencapai kebahagiaan yang hakiki.
"Jasad itu utamanya cukup, akal utamanya luas, hati utamanya bersih, nafsu utamanya terkendali, dan roh utamanya dekat dengan Allah," ungkapnya.
Ia juga mengingatkan tentang peran penting hati sebagai ‘raja’ dalam diri manusia. Menurutnya, kepintaran akal (IQ) tanpa kebersihan hati bisa menjadi senjata yang merusak.
“Orang pintar seringkali hanya menggunakan akalnya untuk mencari pembenaran atas kesalahan yang dilakukan karena hatinya yang gelap,” tuturnya memberikan contoh.
Selengkapnya klik di sini.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Seni Berlapang Dada di Tengah Ujian Kehidupan dari Imam al-Qusyairi
2
Khutbah Jumat: Menata Hati di Tengah Zaman Penuh Fitnah
3
Khutbah Jumat: Keutamaan Melaksanakan Puasa Ayyamul Bidh
4
Tiga Peserta Meninggal, Amnesty Minta Latsarmil Pengelola Kopdes Dihentikan
5
Harga Barang Naik, Rakyat Menjerit: Di Mana Letak Tawakal dan Kritik Kebijakan?
6
Khutbah Jumat: Mengambil Teladan Abdurrahman bin Auf dalam Membangun Bisnis yang Berkah
Terkini
Lihat Semua