Larangan naik bus oleh seorang supir terhadap seorang muslimah Australia telah memicu pertengkaran karena wanita itu mengenakan jilbab.
Ibu dua anak tersebut mengatakan sopir itu tak mengizinkannya naik bus. Tapi setelah adu mulut, sopir itu membolehkannya naik bus.<>
"Waktu saya naik, sopir itu berkata `Kamu tak boleh naik karena pakai topeng," ujar wanita itu kepada harian Daily Telegraph edisi Jumat seperti dilaporkan AFP.
Ketika menjelaskan bahwa yang dikenakannya adalah pakaian sesuai perintah agama, wanita itu mengatakan pengemudi tersebut menanggapinya: "Maaf, ini undang-undang."
"Saya beritahu dia ini bukan undang-undang dan sopir itu berkata `Kamu harus memperlihatkan mukamu," tambahnya.
"Saya berkata kepadanya, `Tak ada beda antara saya dan wanita yang yang duduk di sana yang memilih tak memakai seperti apa yang saya kenakan," ujarnya.
Perusahaan bus itu Hillsbus, mengatakan pengemudi tersebut sedang dimintai keterangannya. "Kami sedang menyelidikinya dan bekerja secepatnya," ujar seorang juru bicara perusahaan itu.
Jumlah penganut Islam di Australia mencapai 1,7 persen dari 22 juta jiwa penduduk negara itu yang mayoritas Kristen. (ant/nur)
Terpopuler
1
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
2
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
3
Kemenag Buka Pelatihan Ekoteologi 2026, Ini Syarat dan Jadwal Pendaftarannya
4
Kemenag Buka Lima Program Non-Degree 2026, Pendaftaran 5-12 Oktober
5
Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid, Pelita Keteladanan Sang Bu Nyai, Ahli Riyadhah, dan Politisi
6
UU Satu Data Indonesia Disahkan, Transfer Data ke Luar Negeri Wajib Persetujuan DPR
Terkini
Lihat Semua