Larangan naik bus oleh seorang supir terhadap seorang muslimah Australia telah memicu pertengkaran karena wanita itu mengenakan jilbab.
Ibu dua anak tersebut mengatakan sopir itu tak mengizinkannya naik bus. Tapi setelah adu mulut, sopir itu membolehkannya naik bus.<>
"Waktu saya naik, sopir itu berkata `Kamu tak boleh naik karena pakai topeng," ujar wanita itu kepada harian Daily Telegraph edisi Jumat seperti dilaporkan AFP.
Ketika menjelaskan bahwa yang dikenakannya adalah pakaian sesuai perintah agama, wanita itu mengatakan pengemudi tersebut menanggapinya: "Maaf, ini undang-undang."
"Saya beritahu dia ini bukan undang-undang dan sopir itu berkata `Kamu harus memperlihatkan mukamu," tambahnya.
"Saya berkata kepadanya, `Tak ada beda antara saya dan wanita yang yang duduk di sana yang memilih tak memakai seperti apa yang saya kenakan," ujarnya.
Perusahaan bus itu Hillsbus, mengatakan pengemudi tersebut sedang dimintai keterangannya. "Kami sedang menyelidikinya dan bekerja secepatnya," ujar seorang juru bicara perusahaan itu.
Jumlah penganut Islam di Australia mencapai 1,7 persen dari 22 juta jiwa penduduk negara itu yang mayoritas Kristen. (ant/nur)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua