Santri Harus Bermental Kaya dan Punya Jiwa Entrepreneur
NU Online · Ahad, 26 Oktober 2025 | 14:00 WIB
Tangerang, NU Online
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Banten KH Hafis Gunawan menegaskan bahwa santri harus memiliki jiwa memberi, bukan meminta. Menurutnya, mental santri bukan mental miskin, melainkan mental kaya.
“Pondok pesantren sudah melatih agar santri terlatih bagaimana ilmu yang sudah didapat menjadi cahaya dan berguna bagi masyarakat dan keluarga,” ujarnya, sebagaimana dikutip NU Online Banten.
Sementara itu, Ketua Lembaga Perekonomian (LP) PWNU Banten Dani Samiun menyampaikan bahwa santri yang memiliki cita-cita menjadi pengusaha, meskipun masih berada di pondok, harus memiliki jiwa entrepreneur.
“Bisa usaha dan membangun sendiri serta harus mempunyai mentor yang bisa memberi arahan,” ucapnya.
Dani menambahkan, membangun usaha sendiri bertujuan agar santri tidak menyandarkan nasib kepada orang lain.
“Sebab di era saat ini harus mempunyai pemikiran yang out of the box,” pungkasnya.
Baca selengkapnya di sini.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Beribadah Bukan Transaksi, Meluruskan Hubungan antara Hamba dengan Tuhan
2
Khutbah Jumat: Spirit Sumpah Pemuda, Jangan Bungkam Suara Anak Muda yang Peduli Bangsa
3
Alvin Tedjo, Pria Keturunan Indonesia yang Terpilih sebagai Wali Kota Mississauga di Kanada
4
Khutbah Jumat: Pentingnya Menolong Tetangga di Tengah Kesulitan Ekonomi
5
Khutbah Jumat: 3 Alasan Pemerintah Wajib Mendengarkan Aspirasi Rakyat
6
Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar: Tugas Pengurus Merangkul Semua Elemen, Meningkatkan Kualitas Nahdliyin
Terkini
Lihat Semua