Al-Banjari dan Pagar Nusa Meriahkan Peringatan Hari Santri
NU Online · Selasa, 16 Oktober 2018 | 13:45 WIB
Pamekasan, NU Online
Lantai II aula PCNU Pamekasan, Madura disesaki ribuan warga nahdliyin untuk mengikuti Pembukaan Peringatan Hari Santri, Senin (15/10). Mereka sampai meluber di halaman kantor yang terletak di Jalan R. Abd Aziz Nomor 95 tersebut. Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, H Baddrut Tamam dan Raja'e, dan para pejabat setempat turut hadir dalam acara tersebut. Para tokoh, pengurus NU, pengurus Lajnah, pimpinan Badan Otonom (Banom), Muslimat, dan Fatayat, tampak di deretan kursi depan. Mereka cukup antusias mengikuti acara yang digelar oleh PCNU Pamekasan tersebut.
"Alhamdulillah, kecintaan masyarakat Pamekasan terhadap NU semakin meningkat," ujar Wakil Ketua PCNU Pamekasan sekaligus ketua panitia, KH Sahebuddin.
Melalui peringatan Hari Santri, ia berharap agar warga nahdliyin terus menjaga konsistensi tradisi santri dengan kesadaran yang tinggi dalam menanamkan nilai kebangsaan dan ke-Indonesiaan.
Dalam kesempatan itu, grup hadrah Al-Banjari milik PCNU Pamekasan, tampil menyejukkan suasana. Alunan shalawat Nabi menggema sembari diikuti oleh hadirin. Begitu juga ketika lagu Ya Ahlal Wathan dilantunkan, semangat hadirin tampak menggebu dalam mencintai NU.
Selain itu, aktraksi para pesilat Pagar Nusa juga memeriahkan acara. Kelincahan dan kepiawaian mereka dalam “berduel” dengan menggunakan senjata tajam, membuat takjub hadirin.
"Alhamdulillah peringatan Hari Santri tahun ini makin semarak dibanding tahun-tahun sebelumnya. Semoga Indonesia terus jaya dan kita sebagai santri terus diberi kekuatan memelihara ibu pertiwi," tegas Ketua Pagar Nusa Pamekasan, Salman Al-Farizi (Hairul Anam/Aryudi AR).
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
3
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
4
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
5
Jelang Muktamar Ke-35 NU, PBNU Bakal Cek Kesiapan Lokasi dan Istighotsah Terbatas di Jombang pada 20 Agustus 2026
6
Iuran Lomba 17 Agustus: Gotong Royong atau Justru Bisa Jadi Judi? Ini Batas Hukumnya
Terkini
Lihat Semua