Bangun Militansi Kader, Ansor Gowa Sulsel Teguhkan Tiga Komitmen
NU Online · Sabtu, 10 April 2021 | 17:30 WIB
Ketua GP Ansor Gowa Sulsel Imran Arsyad saat membuka resmi Diklatsar Banser. (Foto: NU Online/Ridwan)
Ridwan
Kontributor
Gowa, NU Online
Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), meneguhkan komitmen kader pada ajaran Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja), menjaga NKRI, dan Ulama.
Hal ini disampaikan Ketua GP Ansor Gowa, Imran Arsyad dalam acara Pendidikan dan Diklat Terpadu Dasar (DTD) VI atau Diklatsar Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di Pondok Pesantren Jabal Nur, Jumat (9/4).
"Melalui kegiatan ini, semoga keteguhan komitmen aswaja kita tetap terjaga untuk membangun militasi kader dalam menjaga Ulama dan NKRI," katanya di acara bertajuk 'Meneguhkan Komitmen Aswaja untuk Membangun Militansi Kader dalam Menjaga Ulama dan NKRI.'
Menurut Imran, kegiatan yang diikuti 40 peserta ini dilaksanakan selama tiga hari, Jumat-Ahad, 9-11 April 2021. Pihaknya juga telah mendapatkan izin dari Tim Gugus Yugas Covid-19 Gowa dengan menerapkan standar protokol kesehatan yang ketat.
"Sebenarnya masih banyak yang ingin mengabdikan diri di GP Ansor Gowa melalui DTD ini. Namun, karena kami tetap mematuhi protokol kesehatan, maka kami memohon maaf yang masih belum berkesempatan untuk ikut," tuturnya.
Ditambahkan bahwa sahabat-sahabat yang belum berkesempatan ikut DTD kali ini bisa mengikuti DTD selanjutnya yang akan digelar di masa mendatang.
Sementara itu, Ketua GP Ansor Sulsel M Rusdi Idrus mengapresiasi DTD GP Ansor Gowa. Dia juga menegaskan bahwa Ansor harus mengabdikan diri kepada ulama dan Nahdatul Ulama (NU).
"Semangat sahabat-sahabat peserta harus tetap terjaga sampai hari terakhir. Sebab, perjuangan dan pengabdian kita bukan hanya sekedar mengabdi pada Ansor atau Banser. Tetapi, mengabdikan diri kepada ulama dan NU," terangnya.
Serupa disampaikan Kepala Satuan Koordinasi Wilayah (Kasatkorwil) Sulsel Andi Abbas Rauf Rani. Ia mengatakan bahwa kader Ansor atau Banser harus ikut serta dalam menjaga keutuhan NKRI.
"Mari tetap menjaga komitmen kita untuk tetap menjadi garda terdepan untuk menjaga ulama dan keutuhan NKRI," tegas Abbas.
Selain itu, ia juga berterima kasih dan mengapresiasi GP Ansor dan Kasakorcab Banser Gowa yang menjalankan program kerja dengan baik. "Saya berharap, adanya kegiatan ini Ansor-Banser bisa lebih maksimal dalam melayani masyarakat, terutama dalam mengawal ulama," pungkas Abbas.
Kontributor: Ridwan
Editor: Musthofa Asrori
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua