Daerah

Berikan Bantuan, Bupati Ajak Masyarakat Brebes Bangkit

NU Online  ·  Selasa, 13 Maret 2018 | 05:00 WIB

Brebes, NU Online
Bupati Brebes Hj Idza Priyanti mengajak masyarakat untuk kembali bangkit. Kesedihan tidak boleh dibawa terus menerus dalam kehidupan sehari-hari.

"Ayo bangkit, kita songsong masa depan yang lebih baik," ajak bupati saat menyalurkan bantuan kepada warga Desa Rajawetan, di Madrasah Diniyah setempat, Senin (12/3).

Idza mengaku prihatin dengan bencana yang bertubi-tubi melanda Brebes. Apalagi dengan banyaknya korban yang. Namun demikian sebagai manusia yang beriman, tidak boleh patah arang, dan harus bangkit.

Idza yakin, di balik musibah pasti ada hikmah. Musibah juga tidak akan terjadi terus-menerus. Badai pasti akan berlalu. 

"Para suami kembalilah bekerja, para istri juga membantu segala keperluan keluarga serta anak- anak kembalilah sekolah," ajak Idza.

Dia juga bangga dengan warga Tonjong yang waspada dan patuh, terbukti mau mengungsi sebelum bencana terjadi sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Salah seorang warga Mujiyanto, kepada bupati menceritakan tragedi tanah bergerak yang dialaminya. 

Mujiyanto menceritakan sebelum tanah bergerak terjadi pada awalnya ada keramik yang  retak lalu mengungsikan anak dan istrinya ke orang tuanya. Kamis malam itu, lanjutnya, dia berangkat tahlil ke masjid. Namun setelah pulang didapati rumah sudah ambruk yang terletak di Dukuh Babakan, Desa Rajawetan Tanjong.

Kini Mujia bersama istri dan dua anaknya terpaksa menumpang di rumah mertua, entah sampai kapan bisa kembali ke rumahnya karena sudah ambruk. “Sekarang kami umpel-umpelan (berdesak-desakan) bersama mertua. Tolong kami agar bisa kembali memiliki rumah,” katanya memelas.

Camat Tonjong Sumarno menjelaskan, ada sebanyak 61 rumah rusak berat, sedang, dan ringan dan yang terdampak sampai 72 kepala keluarga. Sebagai kepala wilayah, atas nama warga mengucapkan  terima kasih atas perhatian pemerintah yang telah memberikan bantuan logistik, sembako dan lain-lain. 

Sumarno melaporkan, sumbangan yang masuk ke Posko Kecamatan Tonjong, terinci 608 dus mi instan,  3 ton beras, 108 sak semen, dan uang Rp 60.750.000,- “Sebagian sudah didistribusi ke warga, namun untuk uang, masih utuh dan direncanakan untuk membeli bahan bangunan,” ungkapnya. 

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Brebes Athoilllah menuturkan, agar masyarakat tetap bersabar dalam menghadapi segala cobaan. Diharapkan masyarakat mampu bersahabat dengan alam, antara lain memperlakukan alam seperti saudara dan kawan sendiri. Di antaranya, tidak menyakiti dengan menebang hutan sembarangan, tidak mengambil hasil bumi seperti batu yang jadi tambatan tanah diambili kemudian dijual. “Tanamlah terus pepohonan, agar tebing-tebing dan tanah pegunungan kita makin kuat,” saran Athoillah yang juga Ketua PC NU Kabupaten Brebes.

Selain itu, diharapkan warga untuk rajin beribadah dan tidak lupa membaca istighfar karena Allah SWT tidak akan menurunkan bencana, selama ada yang membacanya. Namun bila bencana sudah terlanjur terjadi, maka bareng-bareng menstabilkan kondisi. 

“Pemkab telah menaruh perhatian penuh, termasuk dengan menggelontorkan bantuan lewat instansi terkait dan menyalurkan bantuan dari berbagai pihak yang peduli pada bencana Brebes,” pungkasnya. (Wasdiun/Ibnu Nawawi)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang