Cerita Nahdliyin Mimika Papua Tengah Kenalkan Ratib dan Istighotsah Karya Muassis di Momentum 1 Abad NU
NU Online · Selasa, 17 Februari 2026 | 11:00 WIB
Mimika, NU Online
Peringatan 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) versi Masehi pada 2026 ini dimaknai secara khusus oleh warga NU di Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Momentum bersejarah ini dijadikan sarana untuk memperkenalkan sekaligus merintis gerakan kebaikan berbasis amalan warisan para muassis NU, yakni ratib dan istighotsah.
Pengenalan dua amalan ini dilakukan secara maraton mulai 24 Januari hingga 12 Februari 2026 di 11 titik di Kabupaten Mimika.
Ketua Jamaah Istighotsah An-Nahdliyyah Mimika, Sugiarso, menjelaskan bahwa pada peringatan satu abad NU kali ini, warga membaca istighotsah yang berbeda dari biasanya.
"Peringatan 1 Abad NU ini, kita membaca istighotsah yang tidak biasa. Bacaan yang akan dibaca ialah zikir karya dua muassis NU, yakni ratib karya KH Khalil Bangkalan dan istighotsah karya KH Hasyim Asy'ari," kata Sugiarso, Selasa (17/2/2026).
Menurut Wakil Ketua PCNU Mimika itu, peringatan 1 Abad NU menjadi momentum tepat untuk mengenalkan amalan tersebut kepada Nahdliyin.
"Harapan kami tentu karya muassis ini bisa diamalkan oleh warga NU mengingat ini sudah diberikan ijazah secara umum untuk warga NU," kata dia.
"Saat ini NU memasuki abad dua NU dengan tantangan yang lebih berat. Pihak yang tidak suka NU berusaha melemahkan NU dari dalam dan luar. Di dalam istighotsah karya KH Hasyim Asyari ini, kita mohon perlindungan dari orang kafir, dholim, dan munafik," urainya.
Ia menambahkan, ijazah Ratib Syaikhona Kholil telah diijazahkan secara umum oleh KH Makki Nashir dalam acara Ijazahan Ratib Syaikona Kholil pada Pra-Muktamar Ke-34 NU di Lampung sekaligus deklarasi Nahdlatut Turots pada 22 Desember 2021.
"Sementara ijazah istighotsah KH Hasyim Asyari saya peroleh dari KH Khoirul Anam dari KH Agus Zaki dari KH Fachruddin dari KH Kholiq Hasyim dari KH Hasyim Asyari. Istigatsah ini juga sudah diijazahkan secara umum oleh KH Fahmi, adik KH Agus Zaki di berbagai kesempatan. Di media NU Online juga sudah bisa diundah teksnya," jelasnya.
11 titik
Pengenalan dua amalan tersebut dilakukan secara maraton sejak 24 Januari hingga 12 Februari 2026 di sebelas titik se-Kabupaten Mimika. Kegiatan ini menyasar mushala dan masjid yang rutin menggelar istighotsah sejak 2017.
Sebelas lokasi tersebut yakni Mushala Baitussalam Jalur 4 Kampung Timika Jaya SP2, Masjid Baitul Maghfiroh Kampung Karang Senang SP3, Mushala At-Taqwa Kampung Limau Asri SP5, Masjid Al-Ikhlas Kampung Wanagon SP2, Masjid Darul Mutaqin TSM Kampung Karang Senang SP3, Masjid Istiqlal Kampung Bhintuka SP13, Masjid Baitul Muhajirin Kampung Wangirja SP9, Mushala Nurul Ulum Kampung Naena Muktipura SP6, Masjid Baiturrahman Kelurahan Otomona, Mushala Al-Ikhlas Swakarsa Kampung Kamoro Jaya SP1, dan Masjid At-Taubah Kampung Mulia Kencana SP7.
Dalam salah satu kegiatan di Masjid Al-Ikhlas Wanagon, Ketua Takmir Nur Romadhon menyampaikan refleksinya atas usia satu abad NU.
"Umur satu abad bulan umur yang pendek. NU terbukti mampu bertahan di tengah perubahan sejak pra kemerdekaan hingga saat ini berkat para kiai. Bagi kami membela kiai harus dilakukan," ujarnya.
Dua penggerak NU Mimika wafat
Di tengah peringatan satu abad NU, warga NU Mimika juga diselimuti duka. Pada Januari 2026, dua tokoh penggerak NU Mimika wafat, yakni Jumar, Ketua Takmir Masjid Al-Ikhlas Kadun Jaya, dan Kiai Nafi’, A’wan Syuriah PCNU Mimika.
"Pada malam ini istighotsah satu abad NU dirangkaikan dengan tahlilan wafatnya Kiai Nafil, sang penggetak NU Mimika," ujar KH Fadlan, Wakil Ketua PCNU Mimika saat memimpin tahlil di Masjid Al-Ikhlas Wanagon SP2.
Doa tahlil juga dipanjatkan di Mushala Nurul Ulum Kampung Naena Muktipura yang dipimpin H Hasyim Asyari serta di Masjid Baiturrahman Kelurahan Otomona yang dipimpin Hasan.
Kesan mendalam atas kiprah Jumar disampaikan Ketua Takmir Masjid Baiturrahman Kelurahan Otomona.
"Asalkan badan sehat tetap berangkat di semua kegiatan ke-NU-an walaupun kondisi hujan. Saya kagum ikhlas untuk menjemput teman dan mengantarkan pulang kembali padahal yg sebenarnya bukan rute perjalanan menuju tempat kegiatan," kenangnya.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, warga Nahdliyyin Mimika berharap amalan ratib dan istighotsah karya para muassis NU semakin membumi serta menjadi penguat spiritual dalam memasuki abad kedua NU.
Terpopuler
1
LF PBNU: Hanya Amerika Utara Berpotensi Mulai Puasa 18 Februari 2026
2
Kemenag dan BMKG Siapkan 133 Titik Rukyatul Hilal Awal Ramadhan 1447 H
3
Perhitungan Hisab Kemenag, Hilal Ramadhan 1447 H di Bawah Ufuk
4
Meski Hilal di Bawah Ufuk, LF PBNU Imbau Perukyah NU Laksanakan Rukyatul Hilal Besok
5
Doa Rasulullah saw Mengawali Bulan Ramadhan
6
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh Kamis 19 Februari 2026
Terkini
Lihat Semua