Daerah

Fatayat NU Touna Sulawesi Tengah Gunakan Literasi sebagai Ruang Penguatan Perempuan

NU Online  ·  Sabtu, 14 Maret 2026 | 21:00 WIB

Fatayat NU Touna Sulawesi Tengah Gunakan Literasi sebagai Ruang Penguatan Perempuan

Peringatan Hari Perempuan Internasional bertema Merayakan Kekuatan dan Peran Perempuan dalam Membangun Masa Depan, Kamis (12/3/2026). (Foto: Fatayat NU)

Tojo Una-Una, NU Online

Peringatan International Women’s Day (IWD) di Kabupaten Tojo Una-Una Sulawesi Tengah tahun ini dirayakan dengan cara yang berbeda. Fatayat NU Tojo Una-Una bersama Komunitas Baca Ampana Book Party menghadirkan ruang literasi sebagai medium refleksi dan penguatan peran perempuan melalui kegiatan bertema Merayakan Kekuatan dan Peran Perempuan dalam Membangun Masa Depan, Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Desa Saluba, Kecamatan Ampana Kota, dengan dukungan Program INKLUSI.


Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi perayaan simbolik hari perempuan internasional, tetapi juga menjadi ruang bertemunya literasi, pengalaman perempuan, serta refleksi tentang masa depan generasi muda.
 

Melalui pendekatan buku dan diskusi, peserta diajak melihat bagaimana pengetahuan dan cerita dapat menjadi kekuatan untuk membangun kesadaran, keberanian, dan solidaritas perempuan di tingkat komunitas.

 

Suasana semakin hidup dengan penampilan pembacaan cerpen oleh anggota Komunitas Ampana Book Party, Syarifah Nur Hasanah. Cerpen yang dibacakan menghadirkan kisah reflektif tentang kehidupan perempuan, tentang perjuangan, keteguhan, dan harapan dalam menghadapi berbagai tantangan sosial.

 

Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dari peserta karena mampu menyampaikan pesan yang menyentuh sekaligus menguatkan.

 

Melalui pembacaan karya sastra tersebut, literasi diposisikan bukan sekadar aktivitas membaca, tetapi juga ruang bagi perempuan untuk menyuarakan pengalaman, membangun empati, serta memperluas cara pandang masyarakat terhadap peran perempuan.

 

Selain sesi literasi, kegiatan ini juga menghadirkan Penyuluh KB Kecamatan Ampana Kota, Yanti, yang menyampaikan materi bertajuk “Kunci Komunikasi agar Orang Tua dan Remaja Saling Mengerti.” Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka dan penuh penghargaan antara orang tua dan anak remaja.

 

Koordinator Program INKLUSI Submitra Tojo Una-Una, Salwa Salsabila menjelaskan, kegiatan kali ini merupakan salah satu bentuk aktivitas agar generasi muda tidak kawin anak. Menurutnya, pencegahan perkawinan anak bisa dilakukan melalui ruang dialog keluarga.

 

"Masa depan yang cerah bagi anak-anak kita tidak dibangun di atas perkawinan yang terlalu muda, melainkan melalui ruang dialog yang jujur di rumah dan bangku sekolah yang tuntas, di mana orang tua menjadi pendengar yang setia dan anak menjadi pribadi yang berani mengejar mimpi sebelum menata rumah tangga," pesannya. 

 

Penyuluh KB Kecamatan Ampana Kota, Yanti, menurutnya banyak persoalan yang dihadapi remaja berakar pada kurangnya ruang dialog di dalam keluarga.


“Ketika komunikasi terbangun dengan baik, orang tua dan remaja dapat saling memahami dan bersama-sama mengambil keputusan yang lebih bijak bagi masa depan mereka,” ujarnya.

 

Ia menambahkan bahwa komunikasi keluarga yang sehat juga berperan penting dalam mencegah berbagai persoalan sosial yang kerap dihadapi remaja, termasuk dalam hal pengambilan keputusan penting terkait pendidikan, relasi, maupun masa depan mereka.

 

Melalui kegiatan ini, PC Fatayat NU Tojo Una-Una bersama Komunitas Baca Ampana Book Party ingin menunjukkan bahwa literasi dapat menjadi pintu masuk untuk memperkuat kepemimpinan dan kesadaran perempuan di tingkat komunitas. Buku, cerita, dan ruang diskusi dinilai mampu menghadirkan perspektif baru sekaligus membangun keberanian perempuan untuk berperan lebih aktif dalam keluarga dan masyarakat.

 

Momentum International Women’s Day ini diharapkan tidak berhenti sebagai perayaan tahunan, tetapi menjadi pengingat bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam membangun masa depan baik melalui pendidikan, komunikasi dalam keluarga, maupun melalui ruang-ruang literasi yang membuka cakrawala berpikir masyarakat.

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang