Gelar Halal Bihalal, PMII Maros Teguhkan Kaderisasi dan Peran Kritis di Masyarakat
NU Online · Kamis, 2 April 2026 | 19:30 WIB
Maros, NU Online
Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Maros bersama Pengurus Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Maros menggelar halal bihalal dan silaturahmi lintas generasi di Aula Perpustakaan Daerah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Rabu (1/4/2026).
Halal bihalal ini mengusung semangat mempererat silaturahim dan membangun harmoni, forum ini menegaskan pentingnya kesinambungan kaderisasi sebagai fondasi utama gerakan PMII.
Kegiatan ini dihadiri kader aktif dan alumni PMII dari berbagai angkatan. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga ruang refleksi gerakan dalam memperkuat peran organisasi di tengah masyarakat.
Ketua PC PMII Maros Alif Al Isra menekankan bahwa kaderisasi merupakan jantung organisasi yang menyatukan kader dalam satu ikatan perjuangan.
“Kaderisasi yang mempertemukan kita sebagai kader PMII. Dari proses itu lahir kesadaran kolektif, rasa memiliki, dan semangat juang untuk terus berkhidmat kepada organisasi, umat, dan bangsa,” ujarnya.
Menurutnya, kaderisasi tidak hanya dimaknai sebagai proses formal, tetapi juga ruang pembentukan karakter, intelektualitas, dan komitmen sosial kader.
Sementara itu, Ketua PC IKAbPMII Maros Abrar Rahman menegaskan pentingnya menjaga kolektivitas antara kader aktif dan alumni sebagai bagian dari kesinambungan gerakan.
Ia menyebut PMII sebagai ruang pembelajaran yang tidak berhenti di bangku kampus, melainkan terus berlanjut dalam kehidupan bermasyarakat.
“PMII adalah tempat kita berproses, dan ruhnya adalah kaderisasi. Karena itu, kader harus serius belajar dan berproses di PMII, sebab kampus berikutnya adalah PMII itu sendiri,” terangnya.
Abrar juga menyoroti peran strategis IKA PMII sebagai wadah alumni dalam menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat. Ia menyebut pihaknya tengah menggagas program Sahabat Pangan sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor untuk mendukung kemandirian ekonomi masyarakat.
Selain itu, kata Abrar, IKA PMII Maros mendorong dukungan terhadap program pemerintah daerah, di antaranya inisiatif satu pesantren satu produk UMKM sebagai upaya memperkuat ekonomi berbasis komunitas.
Meski demikian, Abrar menegaskan bahwa PMII harus tetap menjaga independensinya sebagai organisasi kader yang berpihak kepada kepentingan rakyat.
“PMII harus tetap menjadi mitra kritis pemerintah, independen, dan setia di garis rakyat,” katanya.
Kegiatan tersebut diisi dengan tausiyah keagamaan yang disampaikan Rais Syuriah PCNU Kabupaten Maros KH Syamsul Khalik. Dalam tausiyah tersebuty, ia menekankan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah serta memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan berorganisasi.
Menurutnya, silaturahmi tidak hanya mempererat hubungan antarsesama, tetapi juga menjadi jalan menghadirkan keberkahan dan memperkuat persatuan di tengah masyarakat.
Kontributor: Sahyul Pahmi
Terpopuler
1
Gus Yahya Sampaikan Pesan KH Nurul Huda Djazuli agar Muktamar Ke-35 NU Digelar di Pesantren Lirboyo
2
Meski Sudah Gabung BoP, Pasukan Perdamaian TNI Tewas Ditembak Israel di Lebanon
3
Jadwal Puasa Sunnah Selama April 2026
4
Gus Dur, Iran, dan Anti-Impersialisme
5
Temui Dubes AS, Gus Yahya Serukan Dialog AS-Iran Demi Hentikan Perang di Timur Tengah
6
Di Manakah Jutaan Orang Arab dalam Perang Iran Vs Israel dan AS?
Terkini
Lihat Semua