Way Kanan, NU Online
Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Way Kanan Provinsi Lampung Desy Melda di Blambangan Umpu, Senin (6/7) menilai gerakan berbagi buku dimotori Pengurus Cabang GP Ansor setempat mendatangkan maslahat karena menambah wawasan masyarakat. <>
"Kami sangat berterima kasih atas bantuan buku dari alumni BPUN ini. Mudah-mudahan kegiatan dimotori oleh Gerakan Pemuda Ansor Way Kanan ini bisa membawa dampak positif dan juga bermanfaat bagi kita semua," ujar Desy setelah menerima 40 paket buku (satu paket berisi dua buku) dimaksud dari kader muda NU tergabung dalam alumni Pesantren Kilat (Sanlat) Bimbingan Belajar Pasca Ujian Nasional (BPUN) 2015.
Alumni Sanlat BPUN Waykanan 2015 bekerjasama dengan PC GP Ansor, PC Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) dan Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Waykanan secara bertahap akan mendistribusikan buku dari International Organization for Migration (IOM) kepada 227 kepala kampung, 14 camat dan 89 SMA sederajat di daerah itu.
"Kami sedang berupaya untuk menambah perpustakaan kampung yang belum terbentuk dan membantu penambahan buku-buku yang ada di perpustakaan kampung yang sudah disediakan karena untuk saat ini bersifat meminjam. Karena itu, dengan adanya gerakan ini, otomatis sangat membantu apa yang telah diprogramkan pemerintah," papar Desy lagi.
Buku dibagikan itu berjudul "Panduan Bekerja ke Luar Negeri Secara Resmi dan Aman" serta "Lika Liku Perdagangan Orang", mengulas tentang migrasi yang aman kepada para pemangku kepentingan (stakeholder), lalu untuk mengembangkan monitoring perusahaan pengerah tenaga kerja Indonesia swasta (PPTKIS) yang baik, serta penyebaran tata cara TKI yang aman, murah, cepat, dan bermartabat.
"Kami akan terus mengupayakan bagaimana caranya supaya minat membaca masyarakat terus meningkat seperti yang diharapkan. Peran organisasi kepemudaan seperti GP Ansor dan masyarakat sangat diperlukan sekali dalam upaya menumbuhkan budaya minat membaca di Way Kanan," ujar Desy lagi.
Pendidikan merupakan 'politik' yang harus dibela, demikian Ketua PC GP Ansor Way Kanan Gatot Arifianto menambahkan. Karena itu, seperti maknanya yang berarti penolong, Ansor Way Kanan berkomitmen berpartisipasi untuk terlibat dalam pendidikan kendati sedikit, misalnya pada Mei lalu menggelar Sanlat BPUN untuk mendorong pelajar SMA sederajat di Way Kanan untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri dan diapresiasi positif oleh para peserta, Bupati, Ketua TP PKK hingga kepala sekolah di Way Kanan ni.
"Termasuk kegiatan berbagi buku dimaksud, semoga bisa menambah wawasan masyarakat mengenai migrasi aman. Selebihnya, mempelajari Nabi Muhammad melalui tukang pos, yang amanah dan tidak mangkir saat diberi tanggung jawab. Kami hanya menyampaikan buku dari IOM Indonesia kepada pihak-pihak yang berhak," ujar penggiat Gusdurian di Lampung itu pula. (Saidi Fatah/Anam)
Terpopuler
1
Gara-gara Dirut Pertamina Oplos Pertalite Jadi Pertamax, Bagaimana Dampaknya bagi Mesin Kendaraan?
2
Amal Baik Sebelum Puasa: Saling Memaafkan dan Bahagia Menyambut Ramadhan
3
Melihat Lebih Dalam Kriteria Hilal NU dan Muhammadiyah
4
Potensi Perbedaan Awal Ramadhan 1446 H
5
Doa Awal Ramadhan yang Diajarkan Rasulullah
6
Didampingi SBY-Jokowi, Presiden Prabowo Luncurkan Badan Pengelola Investasi Danantara
Terkini
Lihat Semua