Sidoarjo, NU Online
Gubernur Jawa Timur Sukarwo mengaku bangga di dengan Gerakan Pemuda Ansor dengan jumlah anggota yang cukup banyak.<>
Ansor selalu bisa menjadi mitra dalam memajukan daerah. Sehingga, kondisi Jatim dari berbagai sektor kondisinya dari tahun ketahun terus meningkat.
“Peran Ansor sangat besar dalam turut serta membangung Jawa Timur ini,” ungkap Pak De Karwo, panggilan akrabnya, saat memberikan arahan pada Rakerwil PW GP Ansor Jatim di Sidorajo, Ahad (24/2) kemarin.
Menurutnya, pemerintah Jawa Timur sangat terbentu sekali dengan aktifitas yang dilakukan GP Ansor. Baik di sektor ekonomi, pengamanan daerah dan pendidikan. “Anggota Ansor dan Basernya memiliki andil yang besar dalam perjalan pembangunan daerah Jatim diberbagai sektor,’’ ungkapnya.
Gubenur sangat berharap, Ansor Jawa Timur terus melakukan inovasi positif dalam turut serta melakukan, mengawal dan melaksanakan semua sektor pembangunan di Jatim. Baik ekonomi, pendidikan, pariwisata, pertahanan dan keamanan serta olahraga. “Ini penting. Karena SDM Ansor sangat mampu melakukan ini,’’ tandas Pak De.
Ia jelaskan, pola pembangunan di Jatim saat ini tidak hanya pola instruksi dari atas ke bawah. Atau dari Pemerintah kepada rakyatnya. Namun, apa yang menjadi dan sesuai dengan keinginan rakyat yang dilaksanakan.
“Demi kebaikan dan peningkatan pembangunan di Jatim. Kemauan masyarakat bawah kami hargai untuk dilaksanakan. Termasuk kemauan Ansor dan Banser,’’ katanya.
Penyampaian gubernur mendapat sambut luar bisa dari 300 pimpinan Ansor dan Banser yang hadir pada kesempatan itu. Bahkan sampai membuka sesi dialog yang berlangsung secara gayeng. Baik gubernur maupun kader Ansor menggunakan pola dialog jawatimuran, terbuka dan blak-blakan, namun penuh arti dan berisi.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor: Imam Kusnin
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
4
Kontroversi Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf
5
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
6
Data Terbaru Kecelakaan Kereta: 16 Orang Meninggal Dunia
Terkini
Lihat Semua