Pengasuh Pondok Pesantren An-Nur Lasem, Rembang, Jawa Tengah KH Abdul Qoyyum Mansur pada khatmil Qur'an yang diselenggarakan Masjid Nurul Huda Desa Dukuhmulyo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati Jawa Tengah Kamis (4/4/2024) (Foto: Ahmad Solkan/NU Online)
Ahmad Solkan
Kontributor
Pati, NU Online
Pengasuh Pondok Pesantren An-Nur Lasem, Rembang, Jawa Tengah KH Abdul Qoyyum Mansur menjelaskan tentang etika terhadap Al-Qur'an.
Di antara etika itu, kata dia, seseorang saat membaca Al-Qur’an hendaknya tidak terlalu cepat melafalkannya.
"Kalau membaca Al-Qur'an pelan-pelan. Ada ayat Al-Qur'an berbunyi warattilil Qur'aana tartiila. Ayat Al-Qur'an itu indah, maka didengarkan harus indah," tuturnya pada khatmil Qur'an di Masjid Nurul Huda Desa Dukuhmulyo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah,v Kamis (4/4/2024).
Disampaikan, dalam membaca Al-Qur'an hendaknya menggunakan tata krama yang agung atau tingkat tinggi. Tata krama itu di antaranya, saat membaca Al-Qur'an harus dalam keadaan suci. Orang haid dan janabah dilarang menyentuh dan membaca Al-Qur'an.
"Kadang karena anak mau lomba membaca Al-Qur'an dalam keadaan haid, menurut saya tidak boleh. Tapi saya tidak menafikan pendapat lain," terang Gus Qoyyum.
Kemudian Gus Qoyyum mengutip ayat laa yamasuhu illal muttoharuun. Tidak menyentuh Al-Qur'an kecuali orang yang suci. Jadi diusahakan ketika membaca Al-Qur'an hatinya bersih.
Yang terakhir sebelum membaca disunahkan membaca ta'awudz.
"Kita dalam beribadah perlu membaca ta'awudz atau meminta perlindungan Allah agar tidak diganggu setan," ungkap Gus Qoyyum.
"Mau melakukan apa saja harus diawali dengan ta'awudz," imbuh Gus Qoyyum.
Terpopuler
1
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
2
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
6
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
Terkini
Lihat Semua