Haji di Mekkah, Beli Oleh-oleh di Pasar Kliwon
NU Online · Selasa, 29 Oktober 2013 | 11:02 WIB
Solo, NU Online
Musim haji memberi berkah tersendiri bagi para pedagang oleh-oleh haji. Mendekati kepulangan para jamaah haji dari Tanah Suci, biasanya omset para pedagang tersebut naik.<>
Seperti yang terjadi pada sejumlah pedagang oleh-oleh khas Timur Tengah di Pasar Kliwon Solo, mereka mendapat banyak pesanan, bahkan sejak waktu awal keberangkatan para jamaah haji.
Pemilik Kios Asshafa, Saidah mengatakan, sejak bulan Agustus lalu pemesanan oleh-oleh Haji di kiosnya, sudah mengalami peningkatan. Bahkan pihaknya telah mempersiapkan stok tiga kali lipat lebih banyak dari hari biasanya.
“Hampir 50 persen pembeli lebih memilih paket karena lebih terjangkau dan tidak ribet saat dibagikan. Paling banyak diminati itu paket seharga Rp 1,1 juta isinya, 10 liter air zam-zam, 10 kilo kurma, 2 kilo kacang arab, 2 kilo kacang pusto, dan 2 kilo kismis,” ungkapnya, belum lama ini.
Saidah mengaku beberapa barang dagangannya didatangkan langsung dari Arab.
Pemilik kios oleh-oleh lainnya, Tamino, menambahkan sejumlah pelanggan memilih membeli di Solo, dikarenakan apabila membeli di Arab terbatas kuota bagasi.
“Adanya kuota bagasi, membuat mereka kembali berburu oleh-oleh Haji disini, supaya semua kebagian oleh-oleh. Harganya pun jika beli disini jauh lebih murah karena tanpa kena charge biaya Bagasi,” ujarnya. (Ajie Najmuddin/Anam)
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri 1447 H: Dari Ramadhan menuju Ketakwaan dan Kepedulian Sosial
2
Hilal Belum Penuhi Imkanur Rukyah, PBNU Harap Kemenag Konsisten pada Kriteria MABIMS
3
Niat Zakat Fitrah Lengkap untuk Diri Sendiri, Keluarga, dan Orang Lain yang Diwakilkan
4
Khutbah Idul Fitri Bahasa Sunda: Ciri Puasa nu Ditampi ku Allah
5
Khutbah Idul Fitri: Menjaga Fitrah Setelah Ramadhan Berlalu
6
Kultum Ramadhan: Memaksimalkan Doa 10 Malam Terakhir
Terkini
Lihat Semua