Lhoksukon, NU Online
Muballiqh dari Ibu Kota Jakarta, H Mashudi Sultan berharap, kepedulian umat terhadap pengembangan Agama Islam jangan dianggap sepele. Sebab, kalau pemeluk Islam lengah, maka orang lain akan menyusup dengan tujuan menghancurkan.
“Kita harus waspada terhadap berbagai kemungkinan pengembangan agama lain di negeri kita, karena mereka masuk dengan cara amat mudah yakni melalui budaya, permainan dan merusak tatanan adat,” ujar Mashudi, pada ceramah Isra Mi‘raj, di Pendopo Bupati Aceh Utara, Minggu (12/9). H Mashudi Sultan menyebutkan, Nanggroe Aceh Darussalam telah dinobatkan sebagai daerah yang berlaku Syariat Islam semenjak 2,5 tahun lalu. Dia mempertanyakan pada pemerintah apa yang telah dibuat di daerah ini dalam kurun waktu 2,5 tahun sejak Syariat Islam diberlakukan.
<>Dia meminta pejabat, PNS, dan karyawan swasta serta masyarakat dapat memelihara syariatnya sesuai dengan kewajibannya. Sebab, tanpa sama-sama menjaga dan merealisasikan pengembangannya, maka agama lain akan lebih mudah berkembang di daerah Aceh. “Ini yang dikhawatirkan,” katanya. Sementara itu, Pj Bupati Aceh Utara Drs H Alamsyah Banta meminta masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Syariat Islam sepenuhnya.
(kontributor Aceh : Muntadhar)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: 3 Pesan Rasulullah untuk Meraih Keselamatan Hidup
2
Digugat ke MK, Pemohon Sebut Masyarakat Dipaksa Menyetujui Program KDKMP
3
Khutbah Jumat: Mencari Rezeki dengan Jujur, Meraih Berkah dalam Hidup
4
Innalillahi, Penyusun Syair Asmaul Husna KH Amjad Al Hafidz Wafat
5
Eks Kapolri Listyo Sigit Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
6
Kemenhaj Buka Lowongan Maganghub bagi Lulusan S1, Pendaftaran hingga 4 November
Terkini
Lihat Semua