Daerah BANJIR SUMATRA

JQHNU Aceh Salurkan Bantuan Banjir ke Empat Titik di Pidie Jaya, PWNU Tegaskan NU Hadir Bersama Umat

NU Online  ·  Jumat, 19 Desember 2025 | 18:00 WIB

JQHNU Aceh Salurkan Bantuan Banjir ke Empat Titik di Pidie Jaya, PWNU Tegaskan NU Hadir Bersama Umat

Bantuan kemanusiaan disalurkan ke empat titik, yakni Gampong Meunasah Lhok, Pesantren Ummul Aiman Samalanga, Gampong Manyan Cut, dan Dusun Pante Geulima di Pidie Jaya, Aceh. (Foto: NU Online/Helmi Abu Bakar)

Pidie Jaya, NU Online

Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) Aceh kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya. Bantuan kemanusiaan disalurkan ke empat titik, yakni Gampong Meunasah Lhok, Pesantren Ummul Aiman Samalanga, Gampong Manyan Cut, dan Dusun Pante Geulima.


Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Ketua JQHNU Aceh, Tgk Emi Yasir, didampingi Sekretaris JQHNU Aceh Tgk Syahrizal dan Bendahara JQHNU Aceh Tgk M. Irfan. Turut terlibat di lapangan pengurus JQHNU Kabupaten Pidie Jaya, Tgk Edi Arman dan Tgk Saiful Mulki, yang memastikan bantuan tersalurkan secara tertib, aman, dan tepat sasaran.


Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok dan logistik dasar untuk membantu warga serta lembaga pendidikan Islam yang terdampak banjir. Di sejumlah lokasi, bantuan tersebut disambut haru oleh masyarakat yang masih berjuang memulihkan kehidupan pascabanjir.


Ketua JQHNU Aceh, Tgk Emi Yasir, Kamis (18/12/2025), menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial JQHNU Aceh sebagai organisasi yang tidak hanya berfokus pada pembinaan tilawah dan tahfizh Al-Qur’an, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai kemanusiaan.


“Nilai Al-Qur’an harus hadir dalam tindakan nyata. Kepedulian kepada sesama, terlebih saat masyarakat diuji musibah, merupakan bagian dari ajaran yang harus diwujudkan,” ujarnya.


Ia menambahkan, Aceh sebagai daerah yang kerap menghadapi bencana membutuhkan solidaritas dan sinergi dari berbagai elemen umat. JQHNU Aceh, menurutnya, akan terus berupaya hadir dalam kerja-kerja kemanusiaan sebagai bentuk khidmat kepada masyarakat.


Sementara itu, Ketua PWNU Aceh, Faisal Ali, mengapresiasi langkah cepat dan konsisten JQH NU Aceh dalam membantu korban banjir di Pidie Jaya. Ia menilai, apa yang dilakukan JQH NU Aceh mencerminkan jati diri NU sebagai jam’iyah yang berpijak pada dakwah, pendidikan, dan kepedulian sosial.


“NU harus hadir di tengah umat, terutama ketika mereka sedang mengalami kesulitan. Bantuan ini bukan hanya soal logistik, tetapi juga menghadirkan semangat, penguatan batin, dan rasa kebersamaan,” kata Faisal Ali.


Menurutnya, sinergi antarbadan otonom NU merupakan kekuatan besar dalam merespons bencana. Ia mendorong seluruh elemen NU, baik di tingkat wilayah, cabang, maupun banom, untuk terus memperkuat koordinasi dan kerja bersama dalam membantu masyarakat.


“Ketika NU bergerak bersama, dampaknya akan terasa luas. Inilah wajah NU yang sesungguhnya, hadir, peduli, dan bekerja nyata untuk umat,” tegasnya.


Penyaluran bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus membantu proses pemulihan pascabencana. JQHNU Aceh bersama PWNU Aceh menegaskan komitmen untuk terus mendampingi masyarakat serta mengajak seluruh pihak memperkuat solidaritas dan gotong royong dalam menghadapi musibah.

 

============

Para dermawan bisa donasi lewat NU Online Super App dengan mengklik banner "Darurat Bencana" yang ada di halaman Beranda atau via web filantropi di tautan berikut: filantropi.nu.or.id.

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang