Kenakalan remaja saat ini sangat merisaukan. Penegakan hukum terhadap pelaku kenakalan remaja, seolah tak mampu meredam aksi nakal mereka. Bak kata pepatah: patah tumbuh, hilang berganti. Demikian diungkapkam Wakil Sekretaris PCNU Jember, Moch Eksan saat memberikan tausiyah dalam Gebyar Pentas Seni dalam Pelepasan Kelas 9 SMP Islam Maarif NU Jatiroto, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (1/5).
Menurutnya, kenakalan remaja mempunyai benang merah dengan lalainya orang tua dalam mandidik anaknya. Sebab, ketika orang tua lalai dengan tanggung jawabnya, maka di situlah anak punya celah untuk ‘memberontak’.
“Keluarga adalah ‘lembaga’ pendidikan yang pertama dan utama bagi anak-anak, sehingga orang tua tak boleh sedikitpun lalai dengan tanggungajwabnya itu,” tukasnya.
Eksan menambahkan, dewasa ini terjadi pergeseran fungsi rumah (keluarga) bagi sebagian orang. Para orang tua tak jarang yang memfungsikan rumah tak lebih dari sekadar tempat kos, bahkan tempat menginap. Pargi pagi pulang malam, tanpa pernah memikirkan pendidikan anak-anaknya.
“Pendidikan anak-anak tidak elok jika hanya dicukupkan kepada lembaga ataupun sekolah. Keluarga, para orang tua juga wajib mengontrol anak-anaknya dan membekalinya dengan contoh terbaik,” lanjutnya.
Ia menegaskan, mendidik anak jangan selalu diartikan dengan memberikan pelajaran tambahan dan sebagainya. Namun yang lebih penting adalah memberikan contoh dalam berisikap dan bergaul serta beribadah.
“Kalau anak ingin shalat, ya orang tua harus shalat. Tidak cukup hanya dengan menyuruh. Justru contoh pengalaman itu akan begitu berkesan dalam membentuk karakter anak. Akan lebih sempurna jika anak-anak dididik di lembaga pendidikan Islam, yang sepaham dengan kita, yaitu Ahlusah wal Jamaah,” urainya. (Aryudi AR)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua