Lailatul Ijtima’, MWCNU Larangan Perkuat Ukhuwah Islamiyah
NU Online · Selasa, 15 Januari 2013 | 03:08 WIB
Pamekasan, NU Online
Tradisi Lailatul Ijtima atau malam pertemuan warga NU sudah mengakar dalam warga nahdliyin di Madura. Pertemuan bulanan ini hingga kini digalakkan oleh para pengurus NU di Pamekasan. Dari 13 kecamatan yang ada di Pamekasan, MWCNU Larangan cukup getol melaksanakannya.<>
KH Kholil Dahlan, Ketua MWCNU Larangan menegaskan, selain pemantapan paham Aswaja, Lailatul Ijtima juga dimaksudkan guna memperkuat ukhawah islamiyah atau tali persaudaraan yang bernafaskan Islam.
"Di Indonesia termasuk di Madura, gerakan yang dapat memperlemah ukhawah islamiyah cukup terasa massif. Warga NU harus menguatkan diri dengan memperkukuh paham Aswaja dan ukhuwah islamiyah," tutur KH Kholil Dahlan sembari menegaskan, kegiatan Lailatul Ijtima cukup memiliki peran besar di dalamnya.
Ditambahkan, Lailatul Ijtima yang sudah mengakar kuat salah satunya di kalangan NU Pamekasan, merupakan warisan para ulama yang mesti dilestarikan.
Model Lailatul Ijtima di Madura cukup beragam. Ada yang diformat sederhana dengan istighasah dan fokus pada taqarrub kepada Allah. Dan lebih dari itu, terdapat pula yang dikemas dengan diskusi keaswajaan dengan mengaitkannya pada isu kekinian.
"Dalam diskusi itulah nantinya kita semakin dimantapkan pada pembelajaran untuk menghargai perbedaan. Perbedaan pandangan dalam Islam, selagi bisa dipertanggungjawabkan, haruslah dipertahankan. Sebab, darinyalah Islam bisa lentur dan menebar kemaslahatan," tukasnya.
Menariknya, tambah KH Kholil Dahlan, Lailatul Ijtima juga diikuti oleh generasi muda NU. Di MWCNU Larangan, tak sedikit para pemuda yang bergabung dalam kegiatan Lailatul Ijtima.
"Kalau selama ini para pemuda menjauh dari beberapa kegiatan NU, Lailatul Ijtima bisa menjembatani untuk mengakrabkan generasi muda NU dengan yang sudah tua," pungkasnya.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor: Hairul Anam
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Keutamaan Silaturahmi dan Saling Memaafkan
2
Khutbah Jumat: Berbagi Tanpa Pamer, Peduli Tanpa Sekat
3
Jalur Banda Aceh-Medan Macet Panjang, Ansor Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan
4
Prabowo Klaim Pemulihan Aceh Hampir 100 Persen, NU Aceh Tamiang: 70 Persen Warga Masih Mengungsi
5
DPR Ingatkan Mutu Pendidikan di Tengah Wacana PJJ untuk Efisiensi Energi
6
Iran Pasca-Larijani: Menuju Perang tanpa Akhir?
Terkini
Lihat Semua