LP2NU Jember Garap Peternakan Bebas Flu Burung
NU Online · Senin, 21 Agustus 2006 | 13:11 WIB
Jember, NU Online
Di tengah maraknya kasus flu burung yang merajam, Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LP2NU) Jember berancang-ancang menggalakkan perternakan ayam bebas flu burung.
Menurut Ketua LP2NU Jember, Ir. H. Asmuji, peternakan tersebut kelak akan disebar di beberapa MWC NU sebagai pilot projek.
“Nanti kalau itu berhasil, bisa dikembangkan kepada warga yang lain”, ujarnya, Ahad (20/8) kemarin.
Asmuji menambahkan, saat ini pihaknya tengah menginventaris segala sesuatu yang terkait dengan persiapan peternakan tersebut.
Langkah pertama, katanya, adalah memberi penyuluhan dan pelatihan peternakan ayam yang sehat kepada sekian pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU yang dipilih.
“Insyaallah, kalau tidak ada halangan, pertengahan September nanti pelatihan itu sudah
jalan”, tukasnya.
Asmuji juga menyatakan bahwa program itu kelak akan bermintra dengan Politeknik Pertanian (Poltek) Negeri Jember. Poltek, paparnya, mempunyai teknologi yang canggih terkait dengan pemeliharaan ayam bebas flu burung.
Tidak hanya itu, untuk meminimalisir penetrasi flu burung, Asmuji mengaku siap memberikan
simulasi pembelajaran dan antisipasi pencegahan flu burung kepada warga nahdliyyin.
Tentu saja jalurnya adalah MWC.Sebab, penyakit ini sangat berbahaya bagi nyawa manusia”, ujarnya.
Kendati demikian, Direktur Poltek Negeri Jember ini mengaku tidak muluk-muluk untuk membuat peternakan percontohan.
“Ya, untuk tahap awal, dua atau tiga MWC cukup”, tukasnya seraya berharap dukungan para kiai. (ary)
Terpopuler
1
Logo Munas dan Konbes NU 2026, Unduh di Sini
2
Munas-Konbes NU 2026 di Ploso Bakal Dihadiri Lebih dari 500 Peserta dan Peninjau
3
Bahlil Janji BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Pertamax Malah Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter
4
Gelar Konfercab X, PCINU Australia-New Zealand Tegaskan Wajah Diaspora NU yang Inklusif dan Bermanfaat
5
Gempa M7,7 di Mindanao Filipina, BMKG: Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng
6
Gempa M7,8 Guncang Filipina: 35 Orang Meninggal Dunia, Ribuan Bangunan Rusak
Terkini
Lihat Semua