LPPNU Kota Kraksaan Gelar Sosialisasi Masa Tanam Tembakau
NU Online · Rabu, 29 Mei 2013 | 01:43 WIB
Probolinggo, NU Online
Dalam rangka memeriahkan Hari Lahir (Harlah) ke-90 Nahdlatul Ulama (NU), Pengurus Cabang Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kota Kraksaan menggelar kegiatan sosialisasi masa tanam tembakau tahun 2013 di Desa Jabung Wetan Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo.<>
Sosialisasi yang dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Kraksaan H. Ahmad Muzammil ini dihadiri oleh Ketua PC LPPNU Kota Kraksaan Amin Subarkah, Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Mahbub Zunaidi, Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Disbunhut) Raharjo serta perwakilan gudang tembakau yang ada di Kabupaten Probolinggo.
Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Kraksaan H. Ahmad Muzammil kepada NU Online, Selasa (27/5) mengungkapkan bahwa sosialisasi masa tanam tembakau tahun 2013 ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dari beberapa agenda dalam rangka memeriahkan Harlah ke-90 NU.
“Sosialisasi ini bertujuan agar petani tembakau paham dan mengerti terhadap kebutuhan gudang serta kebutuhan areal tanam sehingga dapat diantisipasi adanya keseimbangan antara suply dan demandnya,” ujarnya.
Menurut Muzammil, tembakau merupakan salah satu komoditas perkebunan yang menjadi primadona di Kabupaten Probolinggo. Tidak dapat dipungkiri, perkembangan komoditas tembakau saat ini telah menjadi sandaran hajat hidup masyarakat Kabupaten Probolinggo baik petani, pengrajang, pengusaha rokok, pedagang perantara/blandang maupun pekerja gudang.
“Mengingat begitu besarnya pengaruh kelangsungan produksi komoditas tembakau ini, perlu dilakukan suatu perencanaan yang matang tentang masa tanam dan areal tanaman tembakau pada setiap musim tanam dan kemudian menyampaikannya kepada para petani tembakau,” jelasnya.
Lebih lanjut Muzammil menjelaskan sosialisasi tersebut dimaksudkan agar petani memahami waktu masa tanam dan alokasi areal yang telah disepakati serta dapat segera disosialisasikan kepada masyarakat petani. Selain itu agar penanaman hanya dilaksanakan pada areal potensi tembakau yang telah dialokasikan.
“Paling tidak nantinya petani tembakau bisa mengendalikan luas areal tembakau sehingga tidak terjadi kelebihan produksi serta mengantisipasi dan mengurangi permasalahan pemasaran tembakau yang terjadi akibat kelebihan produksi,” terangnya.
Sosialisasi masa tanam tembakau ini diikuti oleh seluruh Ketua LPPNU Kecamatan dan kelompok tani serta pemilik lahan se PCNU Kota Kraksaan. Mereka mendapatkan beberapa materi dari narasumber yang berasal dari Dispertan, Disbunhut dan perwakilan gudang tembakau.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor : Syamsul Akbar
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
2
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
3
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
4
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
6
Penjelasan Kiai Afifuddin Muhajir Soal Hadis Rukyatul Hilal dari Perspektif Ilmu Nahwu
Terkini
Lihat Semua