Nahdliyin Madura Respon Positif Penundaan Istighotsah Kubro
NU Online · Selasa, 16 Oktober 2018 | 13:15 WIB
Pamekasan, NU Online
Warga nahdliyin di Pulau Madura tidak keberatan atas penundaan acara Istighotsah Kubro oleh PWNU Jawa Timur, dari yang semula 21 menjadi 28 Oktober 2018. Paling tidak, hal itu diungkapkan oleh Ketua PCNU Pamekasan, KH Taufik Hasyim.
"Penundaan tersebut justru berdampak positif ke daerah. Sebab, dalam sepekan ini, di daerah padat dengan rangkaian kegiatan Hari Santri," ujarnya kepada NU Online di kantor PCNU Pamekasan, Selasa (16/10) sore.
Respon serupa juga disampaikan Ketua PCNU Sumenep, KH Pandji Taufik. Dihubungi terpisah, ia menjelaskan bahwa penundaan Istighotsah Kubro guna memperingati Hari Santri itu, sudah pasti melalui pertimbangan dan musyawarah di internal kepengurusan PWNU Jawa Timur.
"Apapun keputusan PWNU Jawa Timur, kami tetap siap satu komando. Kami patuh, termasuk penundaan Istighotsah Kubro ini," tuturnya kepada NU Online via sambungan telepon seluler.
Kiai Panji mengaku sudah menyampaikan secara resmi penundaan tersebut kepada jajaran pengurus PCNU, MWCNU, lajnah, Banom, dan nahdliyin di Sumenep.
"Semuanya mengapresiasi secara positif," tukasnya.
Sebelumnya, PWNU Jawa Timur telah mengeluarkan rilis terkait penundaan Istighotsah Kubro tersebut. Berdasarkan rilis resmi Nomor 70/PW/A.2/L/X/2018, tertanggal 16 Oktober 2018, kegiatan yang semula direncanakan tanggal 21 Oktober 2018 itu ditunda sepekan, tepatnya pada tanggal 28 Oktober 2018. Alasan penundaannya adalah adanya masukan dari berbagai pihak serta banyaknya rangkaian kegiatan Hari Santri yang bersamaan di berbagai daerah se-Jawa Timur.
Kegiatan yang akan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo itu tetap dilaksanakan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. (Hairul Anam/Aryudi AR)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
3
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
4
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
5
Jelang Muktamar Ke-35 NU, PBNU Bakal Cek Kesiapan Lokasi dan Istighotsah Terbatas di Jombang pada 20 Agustus 2026
6
Iuran Lomba 17 Agustus: Gotong Royong atau Justru Bisa Jadi Judi? Ini Batas Hukumnya
Terkini
Lihat Semua