NU Subang, Makin Dikenal, Dicintai dan Dibutuhkan
NU Online · Sabtu, 17 November 2012 | 08:27 WIB
Subang, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Subang sedang giat menunjukkan eksistensi jam’iyyah yang didirikan para ulama tahun 1926 tersebut dengan motto "NU makin dikenal, dicintai, dan dibutuhkan masyarakat."<>
Menurut Ketua PCNU Kabupaten Subang KH Musyfiq Amrullah, untuk mencapai tersebut dimulai dengan pembenahan organisasi mulai dari MWC hingga ranting-ranting.
Pihaknya juga merapatkan barisan di antara pengurus NU dengan mengadakan Majelis Rabuan, pertemuan yang digelar setiap hari Rabu, tiap seminggu sekali. Tujuannya untuk saling bertukar pikiran antara Banom, lajnah, dan lembaga NU Subang.
“Mereka sudah tahu semua, IPNU, Ansor, Fatayat, IPPNU, mereka kemudian sering berkoordinasi dengan kita. Kegiatan-kegiatan kita sejalur dan terkoordinasi dengan baik,” ujar Kiai Musyfiq.
Menurut Kiai pengasuh Pesantren At-Tawazun ini, NU Subang sering mengadakan kegiatan keagamaan yang melibatkan masyarakat, misalnya dengan menyelenggarakan Yaumul Ijtima’.
“Yaumul Ijtima’ ini digelar secara periodik tiap bulan. Selain ceramah, sering diadakan bahsul masail. Tempatnya pindah-pindah dari satu MWC ke MWC lain. Biasanya dilaksanakan di masjid-masjid dan pesantren-pesantren."
Yang sudah kita lakukan antara lain, sambung Ketua PCNU yang terpilih tahun 2008, Pesantren Al-Istiqomah, Cisalak, Pesantren Al-hidayah di Pagaden Barat, di As-Salfiyah di Pantura, di SMP NU Gofarona, Pesantren At-Tawazun, sisanya di masjid-masjid.
“Yaumul Ijtima’ yang dibarengi tabligh akbar biasanya dihadiri tidak kurang seribu orang,” ujarnya.
Pihaknya juga mengadakan pelatihan-pelatihan seperti kader khotib dan mubaligh, kepemimpinan, perekonomian dan pemberdayaan umat, hingga masalah hukum.
PCNU Subang juga menjalin hubungan silaturahim dengan pemerintah dan ormas-ormas lain. “Kita pernah mengadakan protes Perda miras bersama ormas-ormas lain. Dan selama ini tidak ada semacam gesekan.”
Kiai Musyfiq menambahkan, hubungan dengan kalangan non-Muslim juga pernah dilakukan; seperti yang dilakukan GP Ansor Subang yang menjaga gereja ketika kalangan Kristiani merayakan Natalan.
Redaktur: A. Khoirul Anam
Penulis : Abdullah Alawi
Terpopuler
1
Berikut Daftar Wakil Rais Aam PBNU Periode 2026-2031 Beserta Bidangnya
2
Habib Umar bin Hafidz Kunjungi PBNU, Ada Tiga Agenda di Dalamnya
3
Gus Ipul: Jangan Campuradukkan Muktamar NU dengan Persoalan Lain
4
Khutbah Jumat: Jangan Putus Asa Mencari Rezeki Halal Saat Ekonomi Sulit
5
Khutbah Jumat: Hak atas Udara Bersih untuk Menjaga Kesehatan Pernapasan
6
BNPB Sebut 639 Hektare Lahan Masih Terbakar di Enam Provinsi
Terkini
Lihat Semua