Jember, NU Online
Pagar Nusa diharapkan tidak hanya fokus dalam olah tubuh (silat) tapi juga giat dalam mendalami adat dan tradisi yang berkembang di Nahdlatul Ulama. Sebab mereka tidak sekadar bertugas mengawal kiai tapi juga menjaga dan melestarikan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).
Harapan tersebut disampaikan Aāwan PCNU Jember, Jawa Timur, KH YazidĀ Khobir saat memberikan tausiyah dalam Halal bi Halal Pagar Nusa di Panti, Kabupaten Jember, Kamis (27/6).
Menurut Ra Yazid, sapaan akrabnya, tugas yang melekat di pundak pesilat-pesilat Pagar Nusa adalah melestarikan olahraga silat tradisional (pencak silat) sebagai silat yang bercirikan khas NU.
āTapi jangan lupa, Pagar Nusa jugaĀ wajib mengawal tradisi dan amaliah NU di masing-masing domisilinya,ā terangnya.
Ra Yazid menambahkan, NU mempunyai āalatā yang cukup lengkap sebagai lembaga pelaksana, mulai dari soal pendidikan hingga kebudayaan. Salah satunya adalah Pagar Nusa. Kederadaan organisasi ini sangat diperlukan bagi lestarinya silat tradisional.
Katanya, dulu ramai sekali pertunjukan pencak silat di desa-desa, bahkan sampai dijadikan arisan. Dalam berbagai acara, termasuk resepsi pernikahan, eksebisi pertandingan pencak silat kerap ditampilkan sebagai hiburan. Namun dalam beberapa tahun terakhir, keramaian itu sudahĀ mulai menghilang.
āMaka Pagar Nusa mungkin bisa menghidupkan lagiĀ tradisi itu, mungkin dengan kemasan yang lain,ā harapnya.
Ra Yazid mengingatkan bahwa setiap anggota Pagar Nusa adalah kader NU dan otomatis selalu membawa NU di manapun dia berada dan kemanapun pergi. Karena itu, pesilat Pagar Nusa harus hati-hati dalam bersikap dan bergaul. Jangan sampai memberi contohĀ yangĀ tidak baik.
āPagar Nusa tidak sama dengan organisasi silat lain. Di belakang pesilat Pagar Nusa ada nama NU, ada nama kiai yang wajib dijaga kehormatannya,ā ungkapnya.
Ia menyatakan salut terhadap Pagar Nusa karena membuka diri bagi pesilat aliran apapun untuk bergabung dan menjadi anggota Pagar Nusa. Kelemahannya adalah sebagian diantara mereka merupakan āorang baruā yang bisa jadi masih awam soal seluk-beluk NU.
āKarena itu, mereka perlu dibina dan diberikan pemahaman tentang NU,ā pungkasnya. (Aryudi AR)
Terpopuler
1
Tolak MBG, Siswa SMK NU di Kudus Surati Presiden Prabowo Minta Anggaran Dialihkan untuk Kesejahteraan Guru
2
Korban Meninggal di Lebanon Akibat Serangan Israel Tembus 1.368 Orang
3
Muktamar NU 2026: Antara Idealisme dan Pragmatisme PolitikĀ
4
WFH Beda dengan WFA, ASN Diminta Tetap Siaga Setiap Jumat
5
Iran Izinkan 15 Kapal Lintasi Selat Hormuz, Bagaimana dengan Kapal Pertamina?
6
Warga Huntara Aceh Tamiang Keluhkan Air Keruh dan Listrik, PCNU Minta Perhatian Serius
Terkini
Lihat Semua