Daerah

Pasar Ahad Saporete, Cara Pemda Brebes Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan

NU Online  ·  Ahad, 11 Maret 2018 | 11:00 WIB

Brebes, NU Online
Sebagai upaya meningkatkan ekonomi kerakyatan, Pemerintah Daerah Kabupaten Brebes membuka Pasar Ahad Saporete Islamic Center Brebes (PAS ICB), Ahad (11/3). Pembukaan dilakukan oleh Asisten II Setda Brebes H Moh Iqbal mewakili Bupati Brebes, ditandai dengan pemukulan Bedug.

"Sedianya, Ibu Bupati mau membuka secara langsung, tapi karena Losari banjir lagi maka Bupati langsung menuju lokasi banjir," ujar Iqbal sembari menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati untuk membuka acara.

Pemkab Brebes, lanjut Iqbal, menaruh harapan besar kepada para pedagang kecil agar terus meningkatkan kualitas dan produktivitasnya sehingga mampu mendongkrak roda ekonomi.

"Jangan patah arang, ayo semangat berjuang dengan berdagang untuk menjadikan hidup lebih baik, sejahtera," ajak Iqbal dengan penuh semangat.

Kepala bidang Perdagangan Dinas Usaha Kecil, Menengah dan Koperasi Kabupaten Brebes Ahmad Ma’mun menjelaskan, PAS ICB digelar untuk menumbuhkembangkan para pelaku usaha kecil sehingga lebih bergairah dan produktif serta inovatif.

Dipaparkannya, 100 persen orang yang berdagang di PAS ICB adalah orang Brebes yang dibuktikan dengan KTP.

"Pedagang disini orang Brebes, dan sudah mendaftar sebelumnya,  dengan persyaratan foto copy KTP," ungkap Ma’mun.

Saat uji coba pada 4 Maret lalu, lanjutnya, ada salah seorang pedagang mengaku mendapat keuntungan 50 ribu rupiah dengan hanya bermodal awal 300 rupiah. Hal ini membuktikan bahwa ada potensi PAS ICB dalam pemberdayaan dan kesejahteraan pedagang.

Pihaknya berjanji akan melakukan pembinaan dengan menggandeng pelaku usaha besar agar bisa menjadi bapak angkat.

Sebanyak 220 pedagang telah mendapatkan tempat yang dibuktikan dengan kartu pedagang. Sementara yang  belum mendapatkan tempat sebanyak 150 pedagang. Kondisi banyaknya minat dari pedagang ini nantinya akan diberlakukan kawasan car free day dikawasan Islamic Center pada hari Ahad.

Sementara itu Ketua Yayasan Islamic Center H Zaenal Arifin menegaskan, Islamic Center tidak akan dijadikan pasar, tapi hanya tempat tumbuhnya ekonomi kerakyatan setiap hari Ahad.

"Islamic Center tidak akan dijadikan pasar, tapi hanya pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan derajat ekonomi masyarakat," tegasnya.

Pasar Ahad Saporete, identik dengan pasar Muharram, pasar 17-an, atau pasar Ramadhan yang sifatnya menumbuhkan gairah berwirausaha. Pasar ini terselenggara atas kerjasama Yayasan Islamic Center Brebes, Pemkab Brebes, Baznas Kabupaten Brebes, serta para pedagang kecil.

Untuk membantu PAS ICB, Baznas telah mendonasikan Rp. 14 juta untuk permodalan pedagang. Dana Zakat dari Baznas ini dimaksudkan sebagai kail atau pemicu untuk peningkatan ekonomi rakyat.

Pada kesempatan tersebut Zaenal Arifin juga meminta kepada para penjual untuk berbusana muslim.

"Karena ini kawasan Islami, maka nuansa pedagangannyapun harus Islami. Selanjutnya pengelolaan perdagangan ini akan di gawangi oleh Koperasi Syariah," ungkapnya. (Wasdiun/Muhammad Faizin)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang