Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Karawang mengadakan kegiatan kaderisasi berupa Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) di Padepokan Desa Kalangsari, Rengasdengklok, Karawang.
Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari mulai 9 sampai dengan 11 Maret 2018 ini merupakan angkatan ke-32. MKNU kali ini diikuti 52 peserta yang terdiri dari unsur kepengurusan tingkat cabang mulai mustasyar, syuriyah, a’wan, dan tanfidziyah.
“MKNU sangat bermanfaat untuk kepengurusan PCNU Karawang ke depan sebagai penyelarasan dan penyatuan gerak. Selain tentang ideologi, kami juga mendapatkan info faktual tentang keorganisasian hingga isu kekinian,” kata H Ahmad Ruhyat Hasby, Ketua PCNU Karawang di lokasi kegiatan, Sabtu (10/3).
Ruhyat menambahkan pihaknya akan mengadakan kembali MKNU angkatan selanjutnya untuk lembaga, badan otonom dan majelis wakil cabang se-Kabupaten Karawang.
“Kita agendakan bulan depan untuk pengurus tingkat MWC, lembaga dan banom,” imbuhnya.
Sementara Wasekjen PBNU Masduki Baidlowi mengatakan MKNU merupakan lembaga yang bertugas menyelaraskan fikrah, harakah dan Amaliyah an Nahdliyyah di semua tingkatan struktur NU. MKNU adalah institusi kaderisasi yang dibentuk PBNU untuk pengurus struktur di semua tingkatan sebagaimana amanah Muktamar ke-33 di Jombang.
"Ke depan gerakan dan pemikiran NU mulai ranting sampai PBNU seirama tidak ada lagi yang menyalahkan hanya karena info hoaks," tutur pria yang akrab dipanggil Cak Duki ini.
Tampak hadir narasumber dari Tim MKNU antara lain Katib PBNU KH Mujib Qulyubi, Wakil Sekjen PBNU Masduki Baidlowi dan Ishfah Abidal Aziz, Tim Pemateri Endin AJ. Shoefihara, dan Wakil Sekretaris PWNU Jawa Barat Dasuki.
Selama MKNU berlangsung para peserta sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari pengantar, relasi ideologi, relasi negara, keorganisasian, dan diakhiri dengan prosesi baiat. (Red: Muhammad Faizin)
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Jadwal Puasa Sunnah Selama Mei 2026
3
Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati Sudah Dinonaktifkan
4
Warga Geruduk Pesantren Ndholo Kusumo Pati, Tuntut Pengusutan Dugaan Pelecehan Seksual
5
PBNU Kutuk Keras Dugaan Kekerasan Seksual di Pesantren Pati
6
P2G Soroti PHK Massal Guru akibat Pemangkasan Transfer Daerah untuk MBG
Terkini
Lihat Semua